Sastra (wan) Selalu Bersuara

Asef Umar Fakhruddin*
Seputar Indonesia, 2 Des 2007

SEJAK orang menemukan bahasa, tandas Jacob Soemardjo (1997), ternyata mereka menyukai sastra, menyukai pengalaman-pengalaman fiktif dan tokoh-tokoh fiktif,dan menyukai alunan bahasa yang berirama.

Dengan kemampuan itu, hidup lantas dijalani tanpa membosankan. Waktu pun berlalu terasa cepat dan menyenangkan.Hidup menjadi segar kembali dan orang boleh bekerja kembali, mencari nafkahnya sehari-hari, setelah berlibur.Kesenian dan kesusastraan khususnya diakui kepentingannya dalam kehidupan oleh bangsa-bangsa primitif yang buta huruf maupun oleh kaum intelektual. Continue reading “Sastra (wan) Selalu Bersuara”

Titik-Temu Sastra dan Sains

Agus Wibowo*
Seputar Indonesia, 16 Des 2007

SASTRAWAN IA Richard dalam bukunya, Peotries and Science (1926) menyatakan bahwa masyarakat modern bakal mengkaji sastra secara serius layaknya kitab suci.Hal ini lantaran krisis spiritualitas dan dahaga batiniah akut yang mereka alami.

Agama yang selama ini dijadikan rujukan utama, kurang mampu diterjemahkan dalam kehidupan (terlampau melangit). Sementara sains dan teknologi yang juga dipuja-puja, hanya menawarkan kesenangan materialis-hedonis—yang jelas tidak mengobati derita batin tersebut. Continue reading “Titik-Temu Sastra dan Sains”

Menulis di Atas Mantera

Sutardji Calzoum Bachri
Media Indonesia, 16 Des 2007

SUDAH lebih dari tiga puluh tahun yang lalu sikap kepenyairan saya paparkan di berbagai kesempatan, antara lain seperti dalam acara pembacaan sajak. Sedikitnya masyarakat pecinta puisi agaknya sudah tahu.

Saya adalah penyair yang menulis tidak dari suatu kekosongan. Saya menulis di atas kertas yang telah berisi tulisan. Saya menulis di atas tulisan. Tulisan itu adalah hasil budaya dari subkultur yang sangat saya akrabi, yaitu budaya Riau berupa mantra. Continue reading “Menulis di Atas Mantera”

Koleksi yang Sunyi dan Pencuri

Agus Dermawan T.
Seputar Indonesia, 16 Des 2007

HILANGNYA sejumlah patung klasik koleksi Museum Radya Pustaka, Solo, ternyata sanggup menciptakan kejutan yang menawarkan eskalasi ketegangan dan daya tarik. Kejutan pertama yakni ditemukannya sejumlah patung replika di museum itu.

Patung-patung tiruan tersebut diduga sebagai kamuflase atas sejumlah patung yang diperkirakan diraibkan. Kejutan kedua, ternyata dugaan itu benar. Continue reading “Koleksi yang Sunyi dan Pencuri”

Bahasa »