Yanti Alprianti
Suara Karya, 19 Maret 2011
JENDERAL berbintang lima pertama yang dimiliki Indonesia, Sudirman, bukanlah seorang dengan latar belakang militer yang hebat. Ia, sebagaimana Hatta, Sjahrir, Ki Hadjar, Kartini, Tan Malaka, dan Agus Salim, adalah masyarakat sipil yang sederhana. Salah satu kesamaan dalam kisah-kisah yang membumbui di sela-sela perjuangan tokoh itu adalah kewajiban menularkan ilmu dan pengalaman yang mereka dapatkan kepada orang lain. Pun demikian ketika pahlawan-pahlawan tersebut sedang berada dalam pengasingan dan gerilya. Continue reading “Guru Fiksi pun Mengajar Tanpa Pamrih”
