Suara Lain dari Tanggamus

Iswadi Pratama
http://www.lampungpost.com/

Vok Audita Perit Littera Scripta
(Suara yang didengar akan hilang, kalimat yang dituliskan akan tetap tinggal)

SAYA percaya puisi bisa lahir dari tangan siapa saja, kapan saja, di mana saja, dan dengan niat apa saja. Ia bisa ditulis oleh seorang Mc Arthur, komandan tempur pasukan AS pada PD II, di tengah kecamuk perang dan diniatkan sebagai ungkapan rasa kemanusiaannya yang tercabik dalam perang juga sebagai nasihat bagi anaknya. Continue reading “Suara Lain dari Tanggamus”

Seorang Guru Bernama Jostein Gaarder

Leila S. Chudori
majalah.tempointeraktif.com

“Saat itulah kau bertanya apakah kau boleh mencium rambutku. Kau menciumnya. Saya bisa merasakan napasmu di leherku ketika kau memilin-milin helai panjang rambutku dan mengendus aromanya. Seolah-olah kau ingin menarik seluruh diriku ke dalam dirimu, seolah-olah aku menemukan sebuah rumah di dalam dirimu. Saya merasa kau ingin menyatakan bahwa aku selalu milikmu karena jiwa kita sudah bersatu. Ini semua terjadi sebelum Monica datang ke Milan; dan sebelum terjadi rencana pernikahan itu dan juga sebelum kau bertemu dengan para teolog itu….” Continue reading “Seorang Guru Bernama Jostein Gaarder”

MELQUIADES ITU BERNAMA PAMAN RIFKI

Dwicipta

“…Suatu hari nanti aku akan menulis buku dan aku akan memakai namamu untuk tokoh utamanya.”
“Sebuah buku seperti Pertev dan Peter?” aku bertanya, jantungku berdegup.
“Bukan, bukan buku bergambar, melainkan sebuah buku yang di dalamnya aku menuturkan ceritamu.” [Kehidupan Baru, hal 422]

Osman mengenang percakapannya dengan paman Rifki itu di ujung usahanya dalam mengetahui teka-teki di balik berbagai peristiwa yang telah dialaminya. Continue reading “MELQUIADES ITU BERNAMA PAMAN RIFKI”

Matahari

Asarpin

Matahari terdiri dari terik yang panjang, biasanya memancar di saat siang. Sementara fajar hanya menyimpan terik yang sebentar untuk kemudian menghilang digantikan matahari yang garang. Lalu senja datang sesaat untuk digantikan malam yang juga terasa panjang.

Siang dan malam adalah waktu yang menyita sebagian besar pengarang. Tak banyak sastrawan yang betah berada pada siang dengan terik sering kelewat panjang itu. Continue reading “Matahari”

Bahasa »