PEREMPUAN, TEMBOK TRADISI, SEKS DAN KONTROL SOSIAL

Deni Andriana
http://pawonsastra.blogspot.com/

Saya memang bukan perempuan, tapi saya juga tahu siapa itu perempuan. Perempuan menurut saya adalah jenis atau spesies manusia yang mempunyai payudara yang berukuran lebih besar daripada yang di miliki laki-laki pada umumnya (walaupun ada juga perempuan yang mempunyai sedikit problem dengan payudaranya), selain itu yang saya tahu perempuan adalah yang bisa mengandung dan melahirkan anak, perempuan adalah yang memiliki sisi sensitifitas diatas laki-laki dan selebihnya saya tidak banyak lagi tahu tentang perempuan selain sisi-sisi seksualitasnya tersebut. Continue reading “PEREMPUAN, TEMBOK TRADISI, SEKS DAN KONTROL SOSIAL”

Cara Bode Membangun Khayalan

Abdul Aziz Rasjid
Radar Tasikmalaya, 16 Mei 2010

Tak jarang orang membangun khayalan sepanjang hidupnya. Tetapi sayang, ketika seseorang terus beranjak dewasa, khayalan hanya ditanggapi sebagai dunia permainan anak. Khayalan dipandang tak logis, kurang mendapat perhatian dan tanpa disadari ikut memutih bersama tumbuhnya uban di kepala.

Khayalan menjadi cara menumpahkan emosi, membayangkan dunia tersendiri yang diidamkan sambil membangun apa yang mewakili perasaan dengan memfungsikan segala sesuatu yang diterima oleh indera. Setiap khayalan dalam motif itu, berpangkal pada keinginan yang belum tercapai, bertujuan melakukan perbaikan dari kenyataan-kenyataan yang ada. Continue reading “Cara Bode Membangun Khayalan”

Musikalitas Teater Tutur Lampung

Iwan Nurdaya Djafar
http://www.lampungpost.com/

Dalam tulisan Sastra Lampung Bukan Sastra Lisan (Lampung Post, 19-12-2010), saya menandaskan bahwa sastra Lampung klasik adalah sastra tulis. Sementara metode penyebarannya dalam bentuk teater tutur merupakan seni yang mandiri (otonom). Teater tutur Lampung klasik, hemat saya, termasuk ke dalam wilayah seni suara dan/atau musikalisasi puisi. Dalam bahasa Lampung disebut bedendang atau belagu. Continue reading “Musikalitas Teater Tutur Lampung”

Kemenangan Setan Hingga Pelosok Desa

Sabrank Suparno *

Setan. Siapa pun tak asing mendengarnya. Cuma wujud ditafsir beribu makna. Ia tercipta dari unsur api. Dalam cerita Ajam (Arab kuno), terkisah demikian: Awalnya Setan bernama Azazil, malaikat tertua yang paling dikagumi Alloh dari pada Jibril. Namun karena Azazil kepincut planet Bumi, yang artinya mengagumi ciptaanya dan melupakan penciptanya, maka Alloh membikin saingan cinta di Bumi dengan nama Adam. Continue reading “Kemenangan Setan Hingga Pelosok Desa”

Pergerakan Sastra di Malang

Denny Mizhar

Polemik pembacaan atas pergerakan sastra di Malang dan pengakuannya pada wilayah Jawa Timur terjadi sejak lama. Tan Tjin Siong (1989) pernah menulis dengan nada gugatan dengan judul “Peta Sastra Malang” : “Sebagai warga Jatim pecinta sastra, rasanya kurang sreg kalau selama ini hanya keberadaan atau kegiatan sastra di Surabaya yang mendapat porsi paling banyak untuk dibicarakan. Ada kesan penganak tirian terhadap daerah lain…. Nah, apa Malang tak punya peta sastra yang menarik untuk dibicarakan? Continue reading “Pergerakan Sastra di Malang”

Bahasa »