RELASI GAGASAN “RASA” BAHASA DALAM “TABIR HUJAN”

Tengsoe Tjahjono

aku menyelam dalam semesta pikiran

Kukira hanya tumpukan kepala dan jantung
para pencari jalan
(Imam Maarif, Pencarianku)

Tiba-tiba saja aku harus berhadapan dengan sebuah antologi puisi “Tabir Hujan”. Ada 11 penyair hadir dengan karya-karya mereka yaitu: Akhmad Fatoni, Aguk Irawan MN, Denny Mizhar, Imamuddin SA, Isnaini KH, Muhammad Aris, Muhajir Arifin, Saiful Anam Assyaibani (Javed Paul Syatha), Ahmad Syauqi Sumbawi, Umar Fauzi Ballah, dan Imam Maarif. Maka seperti sajak yang ditulis Imam Maarif: aku (pun) menyelam dalam semesta pikiran. Continue reading “RELASI GAGASAN “RASA” BAHASA DALAM “TABIR HUJAN””

SOSIOLOGI BUDAYA DAN TEORI EVOLUSI BUDAYA

(Sebuah Lirikan Historis dan Prediksi Evolusi Budaya)

Janual Aidi

Melacak sejarah sosiologi budaya secara kultural mendalam merupakan kajian yang tak mudah. Memerlukan waktu yang banyak untuk menggali referensi ataupun cerita-cerita tentang awal mula ‘budaya’ atau ‘manusia yang menjadi subjek budaya’ ketika mulai berbudaya. Karena memang, antara sejarah, budaya, antropologi, arkeologi dan sosiologi tidak dapat dipisahkan. Continue reading “SOSIOLOGI BUDAYA DAN TEORI EVOLUSI BUDAYA”

Hal Ihwal Mikroteater

Alexander G.B.
http://www.lampungpost.com/

Zaman berjalan tergesa-gesa. Orang-orang semakin sibuk, jadwal hariannya semakin padat, semakin sedikit waktu luang untuk mempelajari dan menikmati pertunjukan teater. Di sisi lain regenerasi dan transformasi pengetahuan dalam diri teater belum berjalan dengan baik. Teater masih dianggap melulu ekspresi, sesuatu yang berat, rumit dan sulit dipelajari. Continue reading “Hal Ihwal Mikroteater”

PENGAJARAN SASTRA: KESALAHAN MASA LALU

Maman S. Mahayana
http://mahayana-mahadewa.com/

?Situasi pengajaran sastra di sekolah menengah saat ini tidak hanya memprihatinkan, tapi sudah pada taraf ?mengerikan??. Yang diajarkan justru definisi-definisi, sedangkan tentang bagaimana karya itu sendiri malah tidak diberikan.? Demikian pendapat pengamat sastra, B. Rahmanto (Kompas, 5/9/1996). Mengapa terjadi demikian; di mana akar masalahnya sehingga pengajaran sastra di sekolah acapkali muncul sebagai keprihatinan yang tak berkesudahan? Continue reading “PENGAJARAN SASTRA: KESALAHAN MASA LALU”

Hak yang Batal

Radhar Panca Dahana *
suarakarya-online.com

Sebagian pengamat dan peneliti mancanegara menyatakan bahwa korupsi di beberapa negara berkembang tidak selalu bermakna negatif. Seperti penelitian di beberapa negara Eropa Timur pascapemisahan Uni Soviet, juga di negara-negara berkembang Afrika maupun di Indonesia, menyatakan bahwa korupsi telah meningkatkan penerimaan sistem pemerintahan yang, bahkan, otoriter di hati masyarakat. Uang pelicin sebagai salah satu manifestasi korupsi, misalnya, terbukti telah memperlancar sistem birokrasi yang sesungguhnya macet dan mampet. Continue reading “Hak yang Batal”

Bahasa »