PENDIDIKAN DASAR GRATIS; SUDAH SAATNYA DIBERLAKUKAN

Janual Aidi

Sudah lebih dari dua puluh tahun, tepatnya sejak tahun 1984, pemerintah mendengungkan kampanye wajib belajar. Melihat pengalaman negara industri baru “(new emerging industrialized countries)” di Asia Timur, disadari pembangunan suatu bangsa memerlukan sumber daya manusia dalam jumlah dan mutu yang memadai untuk mendukung pembangunan. Terlebih lagi, pembangunan masyarakat demokratis mensyaratkan manusia Indonesia yang cerdas. Continue reading “PENDIDIKAN DASAR GRATIS; SUDAH SAATNYA DIBERLAKUKAN”

MENGEKSPLOITASI SUMBER CERITA KOMIK

Maman S. Mahayana *

Sastra adalah karya seni yang memanfaatkan bahasa sebagai mediumnya. Peristiwa dalam sastra disajikan dalam bentuk deskripsi narasi. Bahasa dalam karya sastra dimaksudkan untuk menggambarkan rangkaian peristiwa yang keseluruhannya membangun cerita.

Berbeda dengan karya sastra, komik adalah karya seni yang memanfaatkan gambar sebagai mediumnya. Gambar menjadi sarana kreator (komikus) untuk menyampaikan ide atau gagasan, kegelisahan, kritik sosial atau bahkan potret zamannya. Continue reading “MENGEKSPLOITASI SUMBER CERITA KOMIK”

Sastra dan Pergerakan

Agus Sulton

/1/

Saat ini adalah era globalisasi, hampir atau bahkan tidak ada batas-batas norma, Negara, maupun sosial budaya. Mereka biasa menyebutnya sebagai Negara dunia pertama atau sebagai polisi dunia yang berhak mengatur atas lalu lintas perubahan dunia. Itu adalah kelompak masyarakat penguasa, yang telah memuja-muja dan menari-nari di atas penderitaan rakyat mayoritas dengan berkedok dibalik topeng-topeng badut kapitalisme. Akibat yang terjadi adalah proses pengkondisian, pembungkaman kesadaran rakyat akan hak-hak yang harus diperolehnya sebagai manusia yang merdeka. Continue reading “Sastra dan Pergerakan”

Kebebasan Publikasi, Tantangan Berbahaya

Y. Thendra BP

?Penyair muda sepertinya berpikir yang dibutuhkan adalah mesin tik dan beberapa potong kertas. Mereka tidak siap, mereka tidak memiliki persiapan sama sekali.?

Begitulah ucapan Charles Bukowski?dikutip dari Hot Water Music, 1995?penyair Beat Generation gelombang ke dua, yang terkenal karena vitalitasnya bertahan hidup dan peminum berat di masyarakat pinggiran. Sebelum memulai karirnya sebagai penyair, Bukowski bekerja dalam pekerjaan kasar dan jurnalis di Harlequin. Dia digambarkan oleh Jean Genet dan Jean-Paul Sartre sebagai penyair Amerika terbesar. Continue reading “Kebebasan Publikasi, Tantangan Berbahaya”

Bahasa ยป