Sang Pencerah; Islam di Jawa pada Suatu Masa

Mumu Aloha
http://www.jawapos.co.id/

SUTRADARA Hanung Bramantyo punya kesibukan baru: menemani para pejabat dan tokoh masyarakat yang sedang dilanda demam Sang Pencerah, film karya terbarunya. Tak jarang, pada satu saat dia harus memilih karena waktunya bentrok. Seperti malam itu, Hanung ”terpaksa” tak bisa menemani Setiawan Djodi karena pada saat yang sama, Amien Rais juga membutuhkan kehadirannya untuk nonton film tersebut. Continue reading “Sang Pencerah; Islam di Jawa pada Suatu Masa”

Ambiguitas ”Gamelan” dalam Konteks Negara

Agus Bing
http://www.jawapos.co.id/

BARU-baru ini negeri jiran Malaysia -tepatnya di Kerajaan Negeri Terengganu- mengadakan Festival Gamelan Sedunia. Peristiwa itu memang belum merepresentasikan eksistensi gamelan tingkat dunia yang sebenarnya -karena tak diikuti grup gamelan dari Amerika atau Eropa, kecuali Indonesia dan Jepang-. Namun, sebagai gerakan kebudayaan, festival itu tetap penting dibicarakan. Continue reading “Ambiguitas ”Gamelan” dalam Konteks Negara”

Menunggu Datangnya Anjing

A.S. Laksana *
jawapos.co.id

Jika Anda mengandaikan DPR adalah sebentuk simptom bagi negeri ini, saya kira Anda akan kesulitan merumuskan ia simptom apa. Kadang-kadang ia terasa seperti migren di kepala bagian kiri, kadang-kadang terasa seperti penyakit tempo dulu gondongan, atau sering ia muncul dalam bentuk sembelit. Ketika ia muncul ke permukaan sebagai migren, Anda membahas bagaimana migren bisa terjadi dan bagaimana cara mengatasinya. Pada hari berikutnya ia menampilkan diri sebagai stroke ringan. Namun ketika Anda kejar hal-hal yang berkaitan dengan stroke dan cara mengusirnya, keesokannya ia sudah bergeser menjadi tumor ganas. Mungkin Anda akan kelelahan menguber-uber simptom yang berpindah-pindah tersebut. Continue reading “Menunggu Datangnya Anjing”

Dagelan Keindonesiaan Emha

Fahrudin Nasrulloh
jawapos.co.id

JALAN menulis bagi siapa pun ibarat kelokan bercabang dari sehampar cerita manusia. Seakan di pedalamannya tersimpan setangkup ”kitab kehidupan” yang terus berpendaran dan menggelitik untuk diamati dan dilacak, meski tak bakal pernah selesai. Selalu ada sisa di balik yang tersembunyi. Oase hening, tapi sayup-sayup dari kejauhan masih nyaring. Seberkas kenangan, dari ratusan tulisannya, yang kini semangat menulisnya itu terus berdetak. Continue reading “Dagelan Keindonesiaan Emha”

Bahasa ยป