Estetika Tubuh dan Teater Eksperimental

Marhalim Zaini *
riaupos.com

Eksposisi tubuh manusia sebagai refleksi filosofis dari ruang-ruang pergulatan estetis, terkhusus dalam dunia seni teater, telah mencuat demikian mencolok pada beberapa dekade akhir abad ke-20. Sebagaimana yang terjadi dalam lingkungan visual keseharian kita, di mana tubuh hadir dalam citraan-citraannya yang kompleks “baik dalam posisinya sebagai kebutuhan primer maupun dalam kerangka konsepsi filosofis” demikianlah pula teater telah “mencincang” tubuh menjadi racikan “daging-daging” estetis yang beragam bentuk dan warna. Continue reading “Estetika Tubuh dan Teater Eksperimental”

Sajak Sutardji dalam Pilihan Dua Menteri

Sedalam-dalam sajak takkan mampu menampung air mata bangsa

Ahmadun Yosi Herfanda
Republika, 12 Agu 2007

Baris pertama sajak Jembatan karya Sutardji Calzoum Bachri di atas mengisyaratkan duka bangsa yang begitu dalam. Di mata Presiden Penyair Indonesia itu, bangsa ini sedang sangat menderita akibat orientasi pembangunan yang justru memperlebar kesenjangan sosial, dan membuahkan krisis ekonomi yang hingga kini masih menyisakan banyak air mata. Continue reading “Sajak Sutardji dalam Pilihan Dua Menteri”

Cinta, Tuhan, Indonesia

Jamal D. Rahman*
http://www.kabarmadura.com/

Puisi adalah pesona bahasa. Puisi yang baik pastilah menyuguhkan keindahan bahasa yang membuat kita terpukau dan terpesona. Ia membuktikan bahwa bahasa memiliki keindahannya sendiri. Lewat puisi kita bisa menikmati salah satu kekuatan bahasa, yaitu nuansa estetis yang mungkin mengharu-biru perasaan dan hati kita. Tidak mengherankan kalau ada kalanya kita begitu terpesona pada sebuah puisi bukan karena makna yang disampaikannya, melainkan karena pilihan kata dan metafor yang digunakannya. Continue reading “Cinta, Tuhan, Indonesia”

Sastra, Abdul Hadi WM, dan Fenomena Puisi Sufistik

Ahmadun Yosi Herfanda *
infoanda.com/Republika

Dalam bahasa A Teeuw, karya sastra tidak pernah lahir dari ruang kosong — selalu ada teks-teks lain yang ikut mempengaruhi proses kelahiran dan ikut mewarnai karakternya. Dalam kasus sajak Abdul Hadi tersebut di atas, teks-teks yang mempengaruhinya adalah konsep-konsep tentang tasawuf. Continue reading “Sastra, Abdul Hadi WM, dan Fenomena Puisi Sufistik”

Sastra, Abdul Hadi WM, dan Orientasi Penciptaan

Ahmadun Yosi Herfanda *
infoanda.com/Republika

Peran dan keberadaan (eksistensi) Abdul Hadi WM dalam sastra Indonesia sangat paradigmatik. Dia tidak hanya muncul sebagai penyair dan sastrawan ternama, tapi juga membawa konsep estetika penting — puitika sufistik — yang cukup berpengaruh pada perkembangan kesastraan Indonesia pada masanya dan masa sesudahnya. Continue reading “Sastra, Abdul Hadi WM, dan Orientasi Penciptaan”

Bahasa ยป