Mimpi Buruk Sastra di Sekolah

Soni Farid Maulana
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/

ADA hal yang menarik diutarakan penyair Sunda, Nita Widiati Efsa, dalam diskusi kecil-kecilan dengan penulis mengenai pelajaran sastra Sunda/Indonesia di tingkat SLTP dan SMA. Menurut dia, belajar sastra adalah belajar tentang kehidupan. Berkaitan dengan itu, dalam mengemban tugas sebagai guru bahasa dan sastra Sunda/Indonesia, seyogianya guru tersebut dituntut untuk memiliki pemahaman dan pengetahuan yang luas tentang kehidupan itu sendiri. Continue reading “Mimpi Buruk Sastra di Sekolah”

Aktivis Kamar yang Kreatif

A Qorib Hidayatullah
http://indonimut.blogspot.com/

Sangatlah sulit mencari manusia kreatif. Tak segampang sekadar pengakuan diri: sayalah yang kreatif. Kreatifitas adalah praktik atau amal yang sangat menyehari.

Menjadi manusia kreatif niscaya dibutuhkan dalam hal penyelesaian masalah. Tiap sesuatu bila selesai secara kreatif akan tampak beda dibanding dengan penyelesaian masalah sebelumnya. Continue reading “Aktivis Kamar yang Kreatif”

Rumah Puisi, Rumah di Telapak Dua Gunung

Ahda Imran
http://www.pikiran-rakyat.com/

SELEPAS Kota Padangpanjang, di Kanagarian Ai Angek Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat, terdapatlah setumpak tanah di atas ketinggian yang terletak di pertemuan telapak Gunung Singgalang dan Gunung Merapi. Di situlah letaknya Rumah Puisi. Menyendiri dikelilingi areal kebun, persawahan, dan sebuah jalan kecil menurun berbatu menuju jalan besar yang menikung. Yang disebut Rumah Puisi itu adalah sebuah bangunan yang terbilang megah dan nyaman. Nyaris seluruh bagian depan dan sampingnya berdinding kaca sehingga apa yang terdapat di dalam gedung itu, yakni ruang diskusi dan perpustakaan, dan semua kegiatannya bisa tampak dari luar. Continue reading “Rumah Puisi, Rumah di Telapak Dua Gunung”

Tanam Modal

Soni Farid Maulana
http://www.pikiran-rakyat.com/

JIKA ada perusahaan asing gagal menanam modal di Indonesia, hal itu antara lain disebabkan karena si penanam modal tidak memahami apa dan bagaimana budaya Indonesia dalam pengertian seluas-luasnya. Berkait dengan itu, diterjemahkannya karya sastra Indonesia ke dalam bahasa asing dalam hal ini ke dalam bahasa Korea dan Jepang tidak semata-mata berdasar pada pemahaman untuk menikmati nilai-nilai spiritual dan estetika yang terdapat dalam karya sastra tersebut, akan tetapi untuk memahami apa dan bagaimana budaya Indonesia yang terdapat dalam karya sastra. Continue reading “Tanam Modal”

Bahasa ยป