Catatan Kecil Sajak Samsudin Adlawi
Imamuddin SA
Waktu itu, kira-kira sehabis Isya?, saya menguhubungi kawan saya. Saya bermaksud mau ngobrol-ngobrol denganya. Seketika itu saya lansung mengambil motor dan memacunya ke rumah kawanku tadi. Bukan sekedar kawan, tapi lebih dari itu. Entah apalah, yang jelas dia istimewa bagi saya. Namanya Nurel Javissyarqi.
Sesampainya di rumahnya, saya langsung bertemu dengannya. Seperti biasa, saya menemukannya sedang khusyuk dengan leptopnya. Membuat esai dan berkutat dengan facebook. Continue reading “MEMBACA JARAN GOYANG, HATI PUN BERGOYANG;”
