Dewan Kesenian Indonesia di Depan Mata

Henri Nurcahyo
jawapos.com

Pertemuan Dewan Kesenian Tingkat Provinsi se-Indonesia di Malang, 21-23 Mei lalu sepakat untuk menindaklanjuti keputusan Kongres Dewan Kesenian se-Indonesia di Papua 2005 tentang pembentukan Dewan Kesenian Indonesia (DKI). Keputusan itu lahir dari perdebatan panjang para delegasi dari 17 provinsi yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Gagasan pembentukan DKI memang kontroversial. Sejumlah penolakan sudah muncul di arena kongres di Papua. Ketika dilangsungkan Kongres Kesenian II di Jakarta pada 2005, juga muncul unjuk rasa para seniman yang menolak pembentukan DKI. Continue reading “Dewan Kesenian Indonesia di Depan Mata”

Visi Kebudayaan

D. Zawawi Imron
jawapos.com

Ada orang bertanya kepada saya tentang ”visi kebudayaan”. Saya menjawabnya dengan definisi. Tapi ia merasa malah tidak mengerti. Mungkin karena definisi itu dirasa kaku. Urus punya urus, ia ingin jawaban yang sesuai dengan yang ia pahami selama ini, bahwa visi kebudayaan itu adalah yang banyak memberi bantuan kepada kegiatan kesenian. Ada dana untuk pentas teater, lomba baca puisi, atau kegiatan seni lainnya yang dibuka oleh pejabat. Continue reading “Visi Kebudayaan”

Pembelajaran Kontekstual, Membumikan Kearifan Lokal…

Harapan Pengukuhan Jati Diri dengan Pendekatan Budaya…

I Putu Sudibawa

Beranda

SENIOR saya, I Nyoman Tingkat, dalam ulasan di rubrik ini mengingatkan saya untuk selalu membumikan kearifan lokal dalam aktivitas saya sebagai guru. Saya kembali teringat dengan apa yang didengungkan oleh Depdiknas untuk selalu ber’kontekstual’ dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang selalu mengkaitkan berbagai macam isu yang berkembang di lingkungan sekitar dengan topik bahasan yang akan dikaji. Continue reading “Pembelajaran Kontekstual, Membumikan Kearifan Lokal…”

Benarkah Sastra Islam Ada?

Matroni el-Moezany*
http://terpelanting.wordpress.com/

Selama ini sastra hanya berkutat pada ranah yang bernuansakan sastra pemberontakan, sastra romantis, seperti setiap minggu di Koran Sindo, setelah saya amati setiap hari Minggu Koran Sindo Pasti edisi sastra khsusnya puisi. Pasti puisi-puisinya romantis yang dimuat. Bahkan puisi romantis tidak ber-roh. Bukannya penulis tidak sejutu dengan puisi semacam itu, tapi bagaimana kita menjaga eksistensi perkembangan sastra yang lebih serius lagi. Continue reading “Benarkah Sastra Islam Ada?”

ANALITIK ANATOMI KESADARAN

Nurel Javissyarqi

Gagasan kata ibarat ruang dan esensi kedalaman kalimat sebagai masanya. Sama dengan penciptaan insan dalam rahim, yang terjadi segumpal daging lalu disusul tertiupnya ruh. Maka kesadaran awal dari sebuah gagasan ialah kata, bermakna tempat serta sadar ruangan.

Pengisian-pengisian ruang menggunakan masa, mencipta ruh manfaat atas kebertemuan ruang-waktu atau penciptaan yang bergerak masanya. Tubuh-tubuh, fenomena, peredaran, tampakan dari perubahan embrio menuju gagasan gemilang. Continue reading “ANALITIK ANATOMI KESADARAN”

Bahasa ยป