Novel Perjuangan Kemerdekaan

Sunaryono Basuki Ks
http://www.sinarharapan.co.id/

Perang Kemerdekaan 1945-1949 banyak diungkap oleh para sastrawan yang sering digolongkan sebagai Angkatan 45. Mereka mengungkapkan gejolak perjuangan itu sebab mereka memang terlibat dalam peristiwa tersebut. Mochtar Lubis menulis novel Jalan Tak Ada Ujung yang berkisah tentang sepak terjang pejuang di sekitar Jakarta. Pramoedya Ananta Toer juga menulis Perburuan, Mereka yang Dilumpuhkan,dll. Continue reading “Novel Perjuangan Kemerdekaan”

Problem Utama Dunia Sastra Kita

Edy Firmansyah
suarakarya-online.com

Problem utama yang paling serius dalam kesusastraan kita ialah menumbuh kembangkan minat sastra pada generasi muda. Bahkan kalau perlu mencuci otak anak-anak muda menjadi setengah sastrawan. Sebab lingkungan mereka (keluarga, sekolah dan mungkin negara) sepertinya punya sikap sinis terhadap sastra dan sastrawan.

Dalam keluarga misalnya. Kebanyakan orang tua akan mengutuk diri sepanjang hidupnya kalau akhirnya kecolongan punya anak atau menantu seorang sastrawan. Sebab dimata mereka sastra adalah “bidang pekerjaan” paling gila yang pernah ada. Dan mereka yang nyemplung di dalamnya adalah “orang gila”. Continue reading “Problem Utama Dunia Sastra Kita”

SEJARAH SASTRA

Kanonisasi dan yang Terlupakan
Sudarmoko *
cetak.kompas.com

Sejarah sastra Indonesia, seperti halnya sejarah sosial lainnya, masih belum memperlihatkan kondisi yang sebenarnya. Bangunan sejarah sastra Indonesia rumpang di sejumlah bagian. Ini diakibatkan oleh studi sastra yang berpedoman pada kanonisasi dan kategorisasi sastra, pengukuhan periodeisasi yang telah ditulis sebelumnya, di samping juga karena keterbatasan sumber data dan kritikus yang ada. Continue reading “SEJARAH SASTRA”

Sastra dan Spiritualitas (1)

Yudi Latif
http://www.kompas.com/

Heaven and earth will pass away, but my words will never pass away (Mark 13: 31)
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar manusia dengan perantaraan kalam
(Al-Qur?an 96: 3-4)

Al-Qur?an menyebutkan bahwa hal pertama yang diajarkan Tuhan kepada manusia adalah kata/nama (QS 2:31) dan kalam (QS 96: 4). Senada dengan itu, kita temukan ungkapan dalam Bible seperti ini, ?Pada mulanya adalah Kata, dan Kata adalah Tuhan. Juga dikatakan bahwa ?Kata adalah Cahaya, dan ketika cayaha itu fajar, seluruh penciptaan mewujud?. Continue reading “Sastra dan Spiritualitas (1)”

Sastra dan Spiritualitas (2)

Yudi Latif
http://www.kompas.com/

Sastra-Tulis dan Spiritualitas
Ketika tradisi lisan beralih ke tradisi tulisan, para mistikus dan penulis kreatif terus berusaha mempertautkan bahasa jiwa sebagai vibrasi dari semesta ini. Mereka mencoba menangkapnya dengan menerjemahkan dari bidang pengalaman dan ujaran ke bahasa tulis. Sejak itu, para pencari dan penganut keyakinan berusaha menulis dan mencari literatur spiritualitas untuk menemukan makna dan wawasan (insight). Penulisan kreatif dan literatur berperan penting dalam semua tradisi agama sebagai ekspresi dari ketuhanan. Continue reading “Sastra dan Spiritualitas (2)”

Bahasa ยป