“serial polemik sastra pornografi di dunia maya” – lima

http://hudanhidayat.multiply.com/
Memperbincangkan Sisi Gelap Dunia Remaja

Galih Oesmawan*
dari Pontianak Post

Memperbincangkan dunia remaja memang mengasyikan, banyak alasan mengapa dunia remaja seolah-olah tidak pernah sepi dan hambar dalam perbincangan keseharian kita. Bolehlah dikatakan bahwa dunia remaja dengan segenap haru-biru di dalamnya adalah masa yang paling mengesankan, mengasyikkan dalam fase kehidupan manusia. Continue reading ““serial polemik sastra pornografi di dunia maya” – lima”

“serial polemik sastra pornografi di dunia maya” – keempat

Sawali Tuhusetya*
http://hudanhidayat.multiply.com/diambil dari entry hh di google

?Perang Sastra? Terus Berlanjut?

Belum mereda imbas ?perang sastra? antara Taufiq Ismail dan Hudan Hidayat tentang ?Gerakan Syahwat Merdeka?, kini dunia sastra Indonesia mutakhir kembali menabuh genderang perang antara kubu Boemipoetra dan Teater Utan Kayu (TUK). Kubu Boemipoetra yang dikomandani oleh Saut Situmorang (SS) sangat agresif menyerang kubu TUK yang digawangi oleh Goenawan Muhammad (GM). Continue reading ““serial polemik sastra pornografi di dunia maya” – keempat”

“serial polemik sastra pornografi di dunia maya” – tiga

Beni Setia*
indopos online Minggu, 29 Juli 2007,
http://hudanhidayat.multiply.com/

Memahami Taufiq Ismail

SECARA metodologis, tulisan Taufiq Ismail, “HH dan Gerakan Syahwat Merdeka” (JP, 17/6/2007), yang merespons tulisan Hudan Hidayat, “Sastra yang Hendak Menjauh dari Tuhannya (JP, 6/5/2007), mengapungkan dua hal. Satu, konsep Islami, yang operasional saat melihat tubuh perempuan, sehingga tiap yang bukan muhrim tak boleh tampil terlihat auratnya — terlebih telanjang dan berzina. Continue reading ““serial polemik sastra pornografi di dunia maya” – tiga”

Bahasa ยป