“PERCERAIAN” PROSA DAN PUISI

Makalah Kemah Sastra Medini 23 April 2016

F. Rahardi *

Sebenarnya Panitia Kemah Sastra minta saya mengulas tentang “Perkawinan” Prosa dengan Puisi. Sebab belakangan memang ada kecenderungan seperti itu. Puisi makin bernarasi, prosanya menjadi puitis. Tapi ternyata prosa dan puisi itu sebenarnya tidak pernah kawin. Mereka sekadar rindu pada masa lalu saat prosa dan puisi merupakan satu kesatuan. Continue reading ““PERCERAIAN” PROSA DAN PUISI”