Mayat-mayat yang Hilang

Felix K. Nesi *
Koran Tempo, 4-5 Nov 2017

SANGKANYA anak-anak kampung itu baru saja meringkus pencuri mayat yang telah mereka sasar berbulan lamanya. Saat langit tak berbintang dan dingin musim hujan bersekongkol membekukan seisi kampung, saat ia baru saja akan mendaki puncak kesenangan bersama istrinya, seorang pemuda tanggung digiring ke rumahnya. Neno, demikian pemuda itu disebut, telah mendapat hajar sesudah aksi kejar-kejaran yang panjang, sebab mulutnya nyonyor berdarah-darah dan tubuhnya yang hampir telanjang itu penuh luka gores, peninggalan semak duri lantana. Continue reading “Mayat-mayat yang Hilang”

Bahasa ยป