Gelombang Puisi Hasan Aspahani

Abdul Kadir Ibrahim
batampos.co.id

Membaca puisi-puisi Hasan Aspahani seperti kita tengah membaca lekuk-lekuk, turun-naik, cekung, beralun-alun lautan yang bergelombang hebat. Terbayang dan dirasakan gelombang dahsyat tengah menuju pantai-gigi pasir pantai atau gelombang kecil di tepi pantai dan semakin ke tengah lautan yang semakin membumbung. Gelombang puisi Hasan Aspahani membuat kita menjadi “mantra”. Continue reading “Gelombang Puisi Hasan Aspahani”

Kau Tahu Siapa Juaranya?

Hasan Aspahani *
batampos.co.id

PELAJARAN penting kartografi: dalam sebuah peta wajib ada tanda utara dan skala. Tanpa tanda arah utara, secarik peta tak ada gunanya, tak bisa menunjuk ke arah lain-lainnya. Tanpa skala, maka jarak tak tertebak.

Saya suka bilang, tulisan-tulisan akhir tahun tentang sastra, pada beberapa tahun belakangan yang saya ikuti seperti peta yang tak lengkap. Selalu begitu. Padahal, orang seperti saya amat memerlukan peta itu. Continue reading “Kau Tahu Siapa Juaranya?”

Mengambil Telur Tuhan

Hasan Aspahani
batampos.co.id

MARI bicara lagi tentang sajak. Kali ini kita bicarakan sajak presiden penyair Indonesia: Sutardji Calzoum Bachri. Konon, gelar presiden itu ditabalkan oleh sahabatnya Abdul Hadi WM. Di Taman Ismail Marzuki, keduanya mabuk. Sambil berangkulan Abdul Hadi bilang, “Dji, malam ini kau kuangkat jadi presiden, dan aku wakilnya?” Esoknya koran-koran menulis: Sutardji jadi Presiden Penyair Indonesia. Sejak itu gelar presiden penyair seakan menempel padanya. Tapi, gelar wakil presiden penyair bagi Abdul Hadi sama sekali terlupakan. Ah, memang, jadi wakil presiden itu tidak enak rupanya. Gampang dilupakan. Continue reading “Mengambil Telur Tuhan”

Bahasa »