Marina

Hasif Amini
Kompas, 07 April 2004

DI masa kanak ia pernah tersihir oleh satu lukisan yang terpasang di dinding kamar tidur ibunya: karya entah siapa, tentang sebuah duel yang baru usai. Seorang lelaki, terpuruk di dekat sederet pohon meranggas, dengan luka tembak di perut, hendak dipapah naik ke kereta es oleh dua rekannya; di kejauhan tampak siluet seorang lelaki lain tengah berjalan menjauh ke padang salju yang luas dan senyap. Continue reading “Marina”

Akhmatova

Hasif Amini
Kompas, 18 Juni 2006

Anna Andreevna Gorenko lahir di Odessa, Ukraina, tahun 1889. Tak lama kemudian orangtuanya pindah ke sebuah wilayah bernama Tsarskoe Selo (Kampung Tsar), tempat berlibur keluarga kerajaan di pinggiran kota St Petersburg. Di sana ia tumbuh menjadi seorang gadis manis yang pendiam, dan suka menulis puisi diam-diam. Pada suatu hari, di usia 17, ia berniat menyiarkan karyanya di sebuah majalah yang terbit di St Petersburg. Ayahnya mendengar kabar itu, memanggilnya, dan seraya menegaskan bahwa ia tak melarang anaknya menulis puisi, meminta Anna agar tak menggunakan nama keluarganya yang terhormat. Continue reading “Akhmatova”

Seikat Bunga Rampai (dari) Salihara

Hasif Amini
kompas.com

Festival Salihara 2009, yang dibuka dengan tari betawi Kembang Lambang Sari oleh Laboratorium Tari Indonesia (pimpinan Wiwiek Widiyastuti) dan duet gitar jazz Dewa Budjana & Tohpati pada Rabu malam 8 Juli lalu, akan berlangsung hingga 15 Agustus 2009. Karya-karya seni dari spektrum yang luas, oleh seniman dari berbagai asal geografis dan beragam kecenderungan artistik, akan tampil di Komunitas Salihara, Jakarta Selatan, selama lima pekan. Continue reading “Seikat Bunga Rampai (dari) Salihara”

Di Batas Majas

Hasif Amini
majalah.tempointeraktif.com

Di sudut sebuah simpang tiga yang agak sepi pernah terpasang sebentang spanduk de-ngan kata-kata ini: “Bersama kita memupuk erat tali persaudaraan sebagai bangsa”. Sebuah niat mulia, tentu, di luar soal kelayuan ung-kapan dan kerancuan susun-annya. Saya pun langsung sepakat: pesan yang terkandung dalam seruan itu memang sangat penting-meski mafhum bahwa deretan kata-kata tersebut niscayalah sekadar versi cetak sebuah bualan tingkat tinggi. Continue reading “Di Batas Majas”

Fauna Bahasa

Hasif Amini
majalah.tempointeraktif.com

Bahasa Indonesia punya koleksi cukup banyak binatang yang menjadi kata umpatan atau makian: anjing, babi, badak, bangsat, buaya, kampret, monyet, sapi…. Kata binatang sendiri, setidaknya dalam beberapa pemakaiannya, memang sudah berkonotasi negatif. Istilah binatang ekonomi atau binatang politik menunjukkan pandangan betapa tak ada yang luhur pada makhluk yang disebut binatang, dan betapa mengerikan bila perangainya diamalkan di lapangan hidup manusia. Continue reading “Fauna Bahasa”

Bahasa ยป