Dari Sebuah Manifesto Gambar

Hendro Wiyanto
http://majalah.tempointeraktif.com/

Ada masanya gambar dimaknai sebatas hasil pekerjaan keterampilan “menggambar”, yakni susunan rupa, gambaran bersahaja dengan isi atau maksud jelas, paripurna, sebagaimana gambar anak-anak atau ilustrasi cerita. Arkian, para “ahli gambar” memberi bobot “seni” pada istilah gambar, menguarkan terbentuknya Persagi (Persatuan Ahli Gambar Indonesia) 70 tahun silam. Namun, sejatinya, (seni) gambar itu sendiri cenderung luput dari perhatian, terdesak oleh gencarnya perhatian pada ragam utama seni rupa: lukisan. Continue reading “Dari Sebuah Manifesto Gambar”

Cerutu Tiarma, Ludah untuk Iwan

Hendro Wiyanto
http://majalah.tempointeraktif.com/

Karya dua perupa kontemporer Indonesia tampil di Bienale Havana ke-8 di Kuba, yang berlangsung hingga akhir Desember 2003. Mereka, Tiarma Dame Ruth Sirait, 35 tahun, dan Iwan Wijono, 32 tahun, dikenal sebagai perupa muda yang giat berpameran dengan medium-medium baru seperti seni instalasi dan pertunjukan.

Tiarma, perupa lulusan Institut Teknologi Bandung (1994) dan Royal Melbourne Institute of Technology, Australia (1997), belakangan juga dikenal sebagai perancang mode yang orisinal. Ia mengembangkan karya-karya instalasinya yang provokatif: Continue reading “Cerutu Tiarma, Ludah untuk Iwan”