PENGARUH SUREALISME DAN PUISI TERKINI

Indra Tjahyadi
terpelanting.wordpress.com

Membaca puisi-puisi karya W. Haryanto, Mashuri, H.U. Mardi Luhung, Muhammad Aris dan Zaki Jubaidi terasa sekali betapa kuatnya pengaruh wacana Surealisme di dalamnya. Pengaruh tersebut terlihat dari betapa banyaknya puisi-puisi mereka menggunakan ledakan-ledakan imaji yang sifatnya spontan dan tidak logis sekali.

Seperti pada puisi karya W. Haryanto yang berjudul ?Karnaval Hantu?. Pada puisi karya W. Haryanto tersebut, ledakan imaji yang begitu spontan menciptakan analogi-analogi yang tidak logis dalam kalimat-kalimat puisinya. Continue reading “PENGARUH SUREALISME DAN PUISI TERKINI”

Hidup Bukan Cuma Seks, Kawan!

Indra Tjahyadi
sinarharapan.co.id

Hidup bukan cuma seks. Banyak hal dari hidup dan kehidupan ini yang dapat diangkat dalam sebuah karya sastra. Memang pemilihan tema seks acapkali memberikan daya tarik tersendiri bagi publik sastra. Akan tetapi, dalam kehidupan yang sudah semakin kompleks seperti saat ini, banyak pula hal di luar seks yang juga tak kalah menariknya untuk diangkat dan dikabarkan melalui sebuah karya sastra, seperti tema-tema tentang kehidupan manusia pinggiran, kaum miskin kota, dan sebagainya. Continue reading “Hidup Bukan Cuma Seks, Kawan!”

Tema Maut dalam Puisi

Indra Tjahyadi
sinarharapan.co.id

Dalam lapangan perpuisian Indonesia, bahkan sampai dengan hari ini, maut adalah salah satu tema yang paling sering diangkat oleh para penyair dalam puisi-puisinya. Seperti yang diperlihatkan oleh Kriapur dalam puisi-puisinya yang terkumpul dalam kumpulan puisi ”Tiang Hitam Belukar Malam” (FSB, 1996). Dalam kumpulan puisinya tersebut, Kriapur seakan-akan ingin menempatkan tema maut sebagai motor utama bagi puisi-puisinya. Tengok saja puisinya yang berjudul ”Kupahat Mayatku di Air”: Continue reading “Tema Maut dalam Puisi”

Sastra yang Berangkat dari Lamunan

Indra Tjahyadi
sinarharapan.co.id

Ada kalanya sebuah karya sastra bukannya tercipta dari sebuah permenungan, melainkan dari sebuah lamunan. Lihat saja puisi-puisi karya Nirwan Dewanto. Pada puisi-puisi karya Nirwan Dewanto lamunan menjadi semacam motor penggerak utama bagi dasar penciptaannya, dan bukannya permenungan.

Dengan menggunakan lamunan sebagai motor penggerak utama bagi dasar penciptaannya, ada sebuah konsekuensi logis yang tak dapat dielakkan muncul pada larik-larik puisi karya Nirwan Dewanto tersebut, yakni bahwa puisi-puisinya tersebut terkesan hidup dan dihidupi oleh lanturan-lanturan. Continue reading “Sastra yang Berangkat dari Lamunan”

Bahasa »