Sepuluh Novel Terbongkar-bangkir

Kurniawan
http://majalah.tempointeraktif.com/

SEBAGAI Kepala Subbidang Informasi dan Publikasi Pusat Bahasa, ruang kerja Dad Murniah terkesan sesak. Dengan luas sekitar 2 x 3 meter, ruang itu diisi dua rak penuh buku dan seperangkat komputer. Meja kerjanya pun dihiasi tumpukan kertas dan buku.

Dari ruang itulah lahir semua buku terbitan Pusat Bahasa, termasuk sepuluh novel karya para sastrawan yang diluncurkan pada akhir Oktober lalu. Buku-buku itu adalah Arjunawijaya karya Hamsad Rangkuti, Lubdaka yang Berkelebat karya Yanusa Nugroho, Kundangdya karya Oka Rusmini, Gandamayu: Continue reading “Sepuluh Novel Terbongkar-bangkir”

Ilmu Perpustakaan

Kurniawan
ruangbaca.com

Perpustakaan sudah muncul sejak zaman kuda gigit besi, tapi baru pada paruh kedua abad ke-19 ilmu perpustakaan muncul sebagai cabang ilmu yang mandiri. Namun, bersamaan dengan ledakan pengetahuan pada abad ke-20 dengan munculnya banyak teori dan penemuan baru, bidang ilmu yang mempelajari prinsip dan praktik pengelolaan dan administrasi perpustakaan ini bergeser menjadi bagian dari bidang ilmu pengetahuan informasi (bidang ilmu yang mempelajari proses penyimpanan dan pemindahan informasi) yang lebih umum. Continue reading “Ilmu Perpustakaan”

Musim Pasang Buku Media Sosial

Kurniawan
http://www.tempointeraktif.com/

Tumpukan buku Step by Step Facebook, The Next Level terbitan Elex Media Komputindo berjejer mencolok di rak toko buku Gramedia Matraman, Jakarta, Rabu dua pekan lalu. Hari itu buku karya Sartika Kurniali, analis sistem di Direktorat Teknologi Informasi Universitas Bina Nusantara Jakarta, resmi beredar di pasaran, dan menambah ramai buku bertema media sosial. Continue reading “Musim Pasang Buku Media Sosial”

Abdul Hadi W. M., Seni Itu Kendaraan Naik

Abdul Hadi W.M., Kurniawan / Wawancara
ruangbaca.com

Kesenian, bagi kaum sufi, adalah representasi simbolik dari pengalaman kerohaniannya. Demikian pandangan Abdul Hadi W. M. (Wiji Muthari), sastrawan kelahiran Sumenep, Madura pada 24 Juni 1946. Dia mulai menekuni sastra sufi sejak kuliah di Fakultas Sastra dan Fakultas Filsafat Universitas Gajah Mada. Bahkan, saat meraih gelar Ph.D di Universiti Sains Malaysia dia menulis disertasi yang diterbitkan sebagai Tasawuf Yang Tertindas: Kajian Hermeneutik terhadap Karya-karya Hamzah Fansuri Continue reading “Abdul Hadi W. M., Seni Itu Kendaraan Naik”

Bahasa ยป