Olin Pergi ke Bulan

M Arman Az
http://www.sinarharapan.co.id/

?Selamat pagi, Olin.? ?Selamat pagi juga, Cimot.? ?Bagaimana tidurmu semalam? Nyenyak??
?Ya, Cimot. Semalam aku mimpi indah.?
?Oya? Mimpi apa? Ceritain, dong.?
?Mmm, aku ketemu peri cantik. Dia membawaku terbang ke langit, Cimot. Kami tamasya ke tempat-tempat yang indah. Banyak anak-anak sepantarku sedang menyanyi, menari, dan bermain di setiap tempat.? Continue reading “Olin Pergi ke Bulan”

Sastra Feminis ala Leila

M. Arman A.Z*
http://www.jawapos.co.id/

JAUH sebelum booming sastra feminis pada 2000-an, yang bersumber dari pemahaman sastra terhadap inferioritas perempuan, Leila S. Chudori termasuk salah seorang sastrawan wanita yang lebih dulu memulainya. Itu bisa ditelisik dalam kumpulan cerpen (kumcer) terbarunya, Malam Terakhir, yang merupakan cetak ulang (revisi) setelah 1989 diterbitkan Pustaka Utama Grafiti. Penerbitan kumcer itu juga berbarengan dengan penerbitan novel 9 dari Nadira. Continue reading “Sastra Feminis ala Leila”

Belajar ‘Tango’ dengan Avi Basuki

M. Arman A.Z.*
http://www.lampungpost.com/

DARI segelintir penulis cerpen asal Indonesia yang menetap di luar negeri dan memublikasikan karya-karyanya di koran dan majalah dalam negeri, salah satunya adalah Avi Basuki. Dia punya latar belakang profesi yang kompleks.

Merintis karier sebagai peragawati, kemudian menekuni sinematografi, menulis cerpen dan memublikasikannya di media massa nasional, dan Agustus lalu menerbitkannya dalam buku kumpulan cerpen bertajuk Tango. Continue reading “Belajar ‘Tango’ dengan Avi Basuki”

Emas Sebesar Kuda, Peninggalan Ode Bartha Ananda

M Arman AZ
http://www.riaupos.com/

DUA tahun silam, tepatnya 5 Maret 2005, ranah sastra Sumatera Barat kehilangan sosok Ode Barta Ananda. Karya-karya almarhum (puisi, cerpen, dan esai) kerap menghiasai media massa nasional dan daerah. Sudah tentu dia layak mendapat tempat dalam sejarah sastra Indonesia umumnya dan Sumatera Barat khususnya. Sayang, hingga akhir hayatnya, belum ada satu pun buku kumpulan cerpen pribadi Ode Barta Ananda. Continue reading “Emas Sebesar Kuda, Peninggalan Ode Bartha Ananda”