Maman S Mahayana*
http://mahayana-mahadewa.com/
Judul: Jendela-Jendela, Penulis: Fira Basuki, Penerbit: Grasindo, Jakarta, Cetakan I, Juli 2001, Tebal: 151 halaman
Setelah Ayu Utami (Saman, 1998), Oka Rusmini (Tarian Bumi, 2000), dan Dewi Lestari (Dee) (Supernova, 2001), kini muncul satu lagi novelis wanita, Fira Basuki, lewat novelnya, Jendela-Jendela; sebuah karya yang penuh pengharapan. Ia hadir dengan gaya yang berani dan menjanjikan. Oleh karena itu, rasanya sungguh pantas jika ia dijejerkan dalam deretan nama-nama itu. Pasalnya bukan sekadar keberaniannya mengungkapkan hubungan perselingkuhan ?yang ?dirumuskan? Nh. Dini dalam satu kata: tandas? melainkan juga lantaran cara bertuturnya yang cerdas dan terkesan sangat bersahaja. Continue reading “BINTANG BARU NOVELIS WANITA”
