Cerpen Gelap di Lembaran Sastra

Maria Magdalena Bhoernomo Suara Karya, 5 Okt 2013 BEBERAPA guru yang mengaku pencinta cerpen di sejumlah lembaran sastra, kerap mengeluh…

0

Kangmas dan Diajeng

Maria Magdalena Bhoernomo http://www.seputar-indonesia.com/ ENTAH karena habis melahap lempuk durian seberat dua ons menjelang petang, atau karena sudah satu pekan…

0

Stigmatisasi Sastra Indonesia

Maria Magdalena Bhoernomo* Seputar Indonesia,23 Sep 2007 STIGMATISASI sastra Indonesia menjadi “sastra kelamin”, “sastra imperialis”, “sastra kontekstual”, “sastra pedalaman”, “sastra Islami”, “sastra kiri”, “sastra pop” dan lain sebagainya, perlukah? Pertanyaan…Continue Reading →

Seorang Pahlawan

Maria Magdalena Bhoernomo http://www.lampungpost.com/ KAKEK tua itu bernama Sadiman. Kini Sadiman menjadi pria tertua di desanya. Meski sakit ingatan, Sadiman…

0

Dewan Sastra Nasional, Perlukah?

Maria Magdalena Bhoernomo http://www.sinarharapan.co.id/ Gagasan untuk mendirikan lembaga baru di bidang seni budaya, dengan label Dewan Sastra Nasional, sebenarnya bukan hal yang baru. Misalnya, pada tahun 1995 lalu, dalam acara…Continue Reading →

Namaku Rupiah

Maria Magdalena Bhoernomo http://www.sinarharapan.co.id/ JANGAN bilang aku tak bisa bicara. Kalau selama ini aku diam, semata-mata karena titahku memang hanya…

0