Proses Kreatif dan Gerakan Sastra Kampung

Matroni Musèrang *
kawaca.com/2017/10/

Bagi saya sastra, khususnya puisi sebuah perjalanan mistik. Mistik di sini harus dimaknai secara luas yaitu mistik yang membuka diri (inklusivitas) terhadap penyingkapan dasar-dasar kenyataan dan kehidupan sehari-hari. Artinya sastra mistik di sini bukan sastrawan yang harus menyendiri, tertutup diri (ekslusif), akan tetapi membuka diri terhadap berbagai fenomena kehidupan (kemanusiaan), dan keilmuan filsafat, budaya, seni, politik, dan agama, lebih-lebih sastra agar kita tidak “iri” terhadap seseorang dan institusi apa pun. Continue reading “Proses Kreatif dan Gerakan Sastra Kampung”

Membuka Pintu Puisi Matroni

Joko Pinurbo

Sajak-sajak Matroni Muserang tampaknya ingin menekankan pentingnya literasi dari sudut pandang kesadaraan religius. Literasi merupakan sarana untuk menyelami keluasan dan kedalaman misteri kehidupan manusia.

Ada empat citraan pokok yang membingkai keseluruhan puisi Matroni: huruf, perahu, samudra, dan pintu. Keempat citraan tersebut berpaut satu sama lain, menawarkan ambigiuitas yang menarik untuk dicermati. Continue reading “Membuka Pintu Puisi Matroni”

Syaf Anton Wr: Menyebrangi “Langit” Zawawi

Matroni Musèrang *

Di tahun 1973 Syaf Anton Wr membuka cakrawala kepenulisannya di bidang seni dan budaya. Pengembaraannya mulai dari SLTP dan pesantren membuat dirinya harus menulis, lalu mendirikan Bengkel Seni Primadona; (1984) mendirikan Sanggar Seni Kembara (1985) dengan menjabat ketua; tahun 1985 mendirikan Sanggar Sastra Mayang; (1997), mendirikan dan Ketua Forum Bias (Forum kajian sastra dan budaya) (1994), Continue reading “Syaf Anton Wr: Menyebrangi “Langit” Zawawi”

7 Gerbang Cahaya, Sebuah Rumah Eksistensial

Matroni Musèrang *
Minggu Pagi, 2019/9/1

Senang sekali saya bisa membaca 7Gerbang Cahaya ini, di samping menambah cakrawala pengetahuan juga bisa silaturrahmi dengan guru. Membaca cerita 7Gerbang Cahaya yang berisi 15 cerita saya diajak untuk mengumpulkan kekayaan-kekayaan rohani dari peristiwa kehidupan yang serba fana dan sementara. Membaca 7Gerbang Cahaya memberikan tetes kesadaran bagi kita bahwa ternyata kita hidup di dunia membutuhkan guru untuk menemukan kunci gerbang cahaya itu. Continue reading “7 Gerbang Cahaya, Sebuah Rumah Eksistensial”

Bahasa »