Tawur

M.D. Atmaja

Luruh Indon memerah ketika tersulut kobaran amarah purba. Orang-orang sibuk mengamati. Menunggu sepasukan bala gempur dikeluarkan dari barak kelurahan. Para orang tua memandang udara dengan mengambang. Mereka masih ingat bagaimana dulu panji-panji dikeluarkan. Diarak-arak ke alun-alun untuk mendengarkan semangat tutur Lurah pertama yang diangkat sebagai raja pertama. Continue reading “Tawur”

Mantan

M.D. Atmaja

Dhimas Gathuk menyandarkan tubuhnya di pematang sawah ketika iring-iringan mobil melaju kencang di jalan setapak yang menuju ke tengah pusat Kelurahan Luruh Indon.

?Pejabat lewat.? Ungkap Dhimas Gathuk tanpa mengangkat kepala. ?Jalan kok seperti milik mereka sendiri. Wus? wus? seenaknya sendiri.? Continue reading “Mantan”

Byar-Pet

M.D. Atmaja

Kumandang Isya selesai melantun di dalam udara malam. Dalam hituangan beberapa menit, sunah tarawih juga telah selesai. Kangmas Gothak bersama dengan adiknya, Dhimas Gathuk beriringan pulang ke rumah. Di tengah perjalanan, tiba-tiba kegelapan mengurung keduanya. Lampu-lampu penerang jalan mati. Angin kencang berhembus. Menggetarkan daun-daun hitam. Menegakkan bulu roma keduanya. Di dalam udara, mereka seperti mendengarjeritan tangis dari arah rumpun bambu. Udara menjadi semakin dingin. Merasuk ke dalam rongga dada. Continue reading “Byar-Pet”

Mimpi Pak Tumpul

M.D. Atmaja

Sehabis subuh berlalu, Pak Tumpul bangun tidur dengan mata yang hampir keluar dari kelopaknya. Nafasnya pun terenggah-engah. Keringat sebesar kedelai menggantung di mukanya. Bintik-bintik seperti jerawat yang juga membasahi keningnya yang botak. Pak Tumpul mengelus kucir belakang yang terasa gatal. Dia masih duduk di tempat tidurnya ketika mendapati istrinya telah selesai mandi. Continue reading “Mimpi Pak Tumpul”

Apakah kita masih terus diam saja?

M.D. Atmaja

Setelah 65 tahun bangsa yang kita sebut dengan bangganya sebagai negara Kesatuan Republik Indonesia ini telah merdeka. Tanggal 17 Agustus selalu kita peringati dalam degup jantung keharuan atas kemenangan perjuangan rakyat di seluruh pelosok tanah dalam mewujudkan Indonesia merdeka. Proklamasi kemerdekaan di hari ke 17 pada bulan Agustus di tahun 1945 merupakan buah dari kerja keras, semangat perjuangan, pengorbanan, darah dan berbagai macam usaha rakyat. Continue reading “Apakah kita masih terus diam saja?”