Dua Sayap Mochtar Lubis

Yayat R. Cipasang *
Pikiran Rakyat, 13 Sep 2008

PELUNCURAN buku Nirbaya, Catatan Harian Mochtar Lubis Dalam Penjara Orde Baru, belum lama ini di Bentara Budaya Jakarta (BBJ), menjadi ajang pertemuan generasi muda dan orang tua pelaku sejarah seperti penyair Taufiq Ismail, dramawan Ikranegara, dan pengacara senior Adnan Buyung Nasution. Hadir pula tokoh pers seperti Wakil Ketua Dewan Pers Leo Batubara, tuan rumah Jacob Oetama serta pengamat pers dari UNESCO Arya Gunawan. Continue reading “Dua Sayap Mochtar Lubis”

Mochtar Lubis: Pahlawan Saya Mahatma Gandhi

Ditulis ulang: Leila S. Chudori
tempointeraktif.com

Dalam usia 70 tahun pekan lalu, wartawan sejak sebelum perang ini mengenang banyak hal. Dari “zaman keemasan pers Indonesia”, hubungannya dengan Bung Karno, sampai bagaimana menjaga semangat dalam sel penjara.

Dialah wartawan Indonesia yang banyak memperoleh penghargaan internasional. Antara lain Hadiah Ramon Magsaysay dari Filipina, dan Pena Emas dari Federasi Pemimpin Redaksi Sedunia. Sastrawan yang juga banyak meraih hadiah ini, yang mendirikan majalah sastra Horison, dan salah seorang anggota Akademi Jakarta ini bertutur tentang semua itu kepada Leila S. Chudori. Continue reading “Mochtar Lubis: Pahlawan Saya Mahatma Gandhi”

Mochtar Lubis, Adam-Hawa, dan Manusia Indonesia

Jemie Simatupang

DUA ORANG sosiolog terlibat dialog sengit. Soalnya: dari bangsa manakah Adam dan Siti Hawa—manusia pertama itu?
Sosilog pertama bilang: ”Pasti orang Mesir!”
”Goblok kamu! Mesir waktu itu belum lahir,” bantah sosiolog kedua.
”Kalau bukan, berarti Orang Yahudi!”
”Mana bisa,” bantah sosilog kedua lagi, ”Yahudi itu ada dengan Nabi Ibrahim!” Continue reading “Mochtar Lubis, Adam-Hawa, dan Manusia Indonesia”

David Hill Mengamati Mochtar Lubis

Atmakusumah
kompas.com, 8 Mar 2010

Tidak pernah terbayangkan oleh David T Hill, pengamat masalah Asia dari Australia, bahwa ia akan memerlukan waktu tiga dasawarsa untuk menyelesaikan dan menerbitkan biografi wartawan, sastrawan, dan budayawan Mochtar Lubis, yang memasuki ulang tahun ke-88 pada 7 Maret tahun ini. Buku ini, yang diterbitkan oleh penerbit Routledge di London dan New York menjelang ulang tahun ke-11 windu itu, bukanlah biografi pesanan almarhum dan tidak pula mendapat dukungannya. Continue reading “David Hill Mengamati Mochtar Lubis”

Bahasa »