NOVEL SEJARAH: KANTRING GENJER-GENJER

[dari kitab kuning sampai komunis]
Hak Cipta pada penerbit PUstaka puJAngga
Teguh Winarsho AS*

PENGANTAR: KEPADA PECANDU NOVEL
Nurel Javissyarqi*

Kantring Genjer-genjer, karya novelis Teguh Winarsho AS. Saya tidak membaca manuskripnya secara keseluruhan. Alasan pengantar, pertama; berangkat dari sini, kita menyimak secara bareng-bareng mengenai kelahiran gagasan anak manusia, sebab rasa mendahului itu, terkadang mencipta kesombongan lain, dalam ruang persidangan pembaca. Kedua; di jaman sekarang, tidaklah laku penilaian, apalagi sekadar pemanis buatan. Ketiga: pembaca tentunya lebih tahu diri. Continue reading “NOVEL SEJARAH: KANTRING GENJER-GENJER”