Tanggung Jawab Kepenyairan Tardji?

Nurel Javissyarqi
http://www.lampungpost.com/

Saya tertarik menanggapi esai Sutardji Calzoum Bachri bertitel Sajak dan Pertanggungjawaban Penyair; orasi budayanya di dalam acara Pekan Presiden Penyair, yang dimuat Republika, 9 September 2007.

Dalam tulisan itu Tardji menyatakan teks Sumpah Pemuda sebagai puisi, yang dilandasi faham Ibnu Arabi mengenai kun fayakun, kemudian dikembangkan frasa-frasa berikut: Continue reading “Tanggung Jawab Kepenyairan Tardji?”

Alexander Porfiryevich Borodin (1833 – 1887)


Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/2011/06/alexander-porfiryevich-borodin-1833-1887/

Alexander Borodin, lahir 12 November 1833 di Saint Petersburg. Anak tidak sah dari seorang bangsawan Georgia, Luka Gedevanishvili, sedang ibunya asal Rusia, Evdokia Konstantinovna Antonova.

Sejak kecil mendapat pendidikan terbaik, termasuk pelajaran piano. Menerima gelar doktor dalam kedokteran di Akademi Medico, lantas mengejar karir di bidang kimia. Continue reading “Alexander Porfiryevich Borodin (1833 – 1887)”

Bahasa »