Pendidikan Karakter Bangsa

Wahyu Triono KS

Sewaktu bertemu dengan sahabat-sahabat saya yang berprofesi sebagai guru dan dosen perguruan tinggi beberapa waktu lalu di Jakarta, kami memperbincangkan tentang pendidikan karakter. Seorang senior saya yang satu almamater beberapa waktu yang lalau juga tengah mempersiapkan seminar nasional bertema pendidikan karakter bangsa. Tampaknya, dapatlah kita mengerti karena kebijakan kementerian pendidikan nasional sedang diarahkan pada pendidikan karakter bangsa. Continue reading “Pendidikan Karakter Bangsa”

Pendidikan Berbasis Kreativitas

Ika Feni Setiyaningrum
suarakarya-online.com

Saat ini pendidikan di Indonesia lebih ditekankan pada penguasaan konsep dan materi. Memang, ini bukan hal yang salah. Namun, kegiatan berbasis aplikasi atau praktik juga harus diperhatikan keberadaannya. Saat ini, siswa, terutama yang berada di jenjang SD-SMP-SMA, lebih dituntut berada dalam kelas. Mereka mendengarkan guru berbicara dan memutar slide power point (bagi kelas berbasis ICT) yang membuat mereka bosan. Kemudian setelah guru selesai menerangkan, mereka diberi kesempatan untuk menjawab. Continue reading “Pendidikan Berbasis Kreativitas”

Pendidikan dan Tanggung Jawab Sosial

I Gusti Ngurah Parthama **
balipost.co.id

Dalam beberapa tahun terakhir pendidikan Indonesia digoyang dengan permasalahan seperti beban guru yang semakin berat seiring perubahan kurikulum tanpa ada kesesuaian imbalan. Peraturan dan kebijakan pendidikan yang membelenggu dan seringkali malah tidak mendidik, menjejali anak didik dengan materi-materi tanpa memberikan bantuan dalam penyelesaian, kebocoran soal-soal ujian, ketidakjujuran pengurusan pengajaran, kerancuan persoalan akreditasi, dan lainnya. Continue reading “Pendidikan dan Tanggung Jawab Sosial”

MEMBANGUN PENDIDIKAN, MELAKSANAKAN OTONOMI DAERAH

Catatan Kecil atas Berbagai Gagasan Besar

Maman S. Mahayana *

“Kunci kemajuan sebuah bangsa terletak pada pendidikan” (Fukuzawa Yukichi (1835?1901), Bapak Pendidikan Modern Jepang)

Membaca sebuah buku antologi, boleh jadi kita merasa laksana dibawa masuk ke sebuah lanskap yang penuh panorama. Dari sana, tema-tema yang beragam seperti hendak saling menyerbu dan memaksa kita (pembaca) melakukan pilihan-pilihan. Jika keberagaman tema yang dihadirkan itu mengesankan berbagai gagasan yang fragmentaris, maka tugas pembaca kemudian mencoba mencari benang merahnya. Continue reading “MEMBANGUN PENDIDIKAN, MELAKSANAKAN OTONOMI DAERAH”

Pendidikan Gender Berbasis Sastra

Teguh Trianton *
suarakarya-online.com

Tatkala karya sastra banyak mengangkat isu ketimpangan gender, sastra dianggap turut berperan mengkonstruk bias gender. Karya sastra boleh jadi selalu merepresentasikan kondisi sosial budaya masyarakat di mana sastrawan tinggal. Sehingga ketika seorang sastrawan hidup dalam tekanan, maka karya sastra yang ditulis akan menyuarakan penolakan atas tekanan tersebut. Continue reading “Pendidikan Gender Berbasis Sastra”

Bahasa ยป