Embun di Bunga Kol
Sumringah bak matahari yang tersenyum
Ia bertebaran di tanah bumi nan subur
Di pagi yang kabut penuh embun di atasnya
Penuh kesegaran saat mata memandang Continue reading “Puisi-Puisi Ike Ayuwandari”
Embun di Bunga Kol
Sumringah bak matahari yang tersenyum
Ia bertebaran di tanah bumi nan subur
Di pagi yang kabut penuh embun di atasnya
Penuh kesegaran saat mata memandang Continue reading “Puisi-Puisi Ike Ayuwandari”
Rindu Hujan
Apa yang Tuhan jodohkan selain hujan pada tanah
Yang kemudian beranakkan sungai
Dan bercucukan samudera
Entah kapan aku mampu melahirkan sungai
Hingga mampu kudekap samudera Continue reading “Puisi-Puisi Ikarisma Kusmalina”
Mungkin Aku Lupa Menghitung Kisah
: buat Rosadi
mungkin aku lupa menghitung kisah
menjadi sejarah pada awal perjalananmu
aku mengiris sungai dan batubatu hitam
yang semaikan suka duka pada akhir
malam sesak kelam Continue reading “Puisi-Puisi Fina Sato”
lelaki penjual dongeng
sebagai apakah engkau akan mengunjungiku lagi?
seorang penari gelisah atau lelaki penjual dongeng
mungkin tak keduanya
tersebab lama kau tak singgah dengan wangian air tanah
pulang jadi dongeng, hari menjelma dongeng, kata seperti dongeng,
sunyi seumpama dongeng, dongeng menjadi lebih renta Continue reading “Puisi-Puisi Fadhila Ramadhona”
Ketika Senja
kemudian senja tenggelam
meninggalkan bayang terkenang
dan angin membelai mesra sepiku
seolah mengirim kata
: esok senja kan menggeliat di ujung barat Continue reading “Puisi-Puisi Evi Sukaesih”