http://oase.kompas.com/
DEJA VU
rasa manis pahitnya
pengalaman
bercumbu dalam konflik
kepentingan
seperti senyum deja vu
merayumu? Continue reading “Puisi-Puisi Heri Latief”
http://oase.kompas.com/
DEJA VU
rasa manis pahitnya
pengalaman
bercumbu dalam konflik
kepentingan
seperti senyum deja vu
merayumu? Continue reading “Puisi-Puisi Heri Latief”
oase.kompas.com
Mari Kita Bakar Anjing di Kepalamu dan Benalu di Sekujur Tubuhku
Angin baru saja usai, di tengah lautan, seseorang mengambang menjadi pesta ikan-ikan.
Di halaman, ayam bekisar berperang melawan seekor elang. Satu anaknya hilang dibawa terbang.
Di negeriku, demokrasi menjadi hantu yang membawa lari kemanusiaan. Rakyat seperti orang kencing di pojok pantai. Sambil mematikan rokok, meninggalkan pesing dan mengambil sedikit daun atau lupa membersihkan kelamin.
Mataku panas mengeluarkan api. Continue reading “Puisi-Puisi Ach. Nurcholis Majid”
http://celaledinwahyu.blogspot.com/
Balada Cinta
Karena kita tak tahu esok kan tetasp ada mentari
Pada setiap waktu berilah arti
Tidak ada kepastian dalam mimpi
Tapi selalu ada harap dalam kecewa yang sepi
Cinta adalah doa dan pengaharapan yang berujung kecewa
berilah makna pada setiap kata
Kelak ia kan menjelma sumpah Continue reading “Puisi-Puisi Liza Wahyuninto”
m-faizi.blogspot.com
JEMPUTAN
-Terminal Bis Tirtonadi
Malam ini, di terminal ini
masa lalu tiba-tiba membayang
deja vu, dalam lirik pilu, reminisance
suasana hangat di gagang telepon
setiap lepas pukul 20 lewat sekian
“Yah, aku Pulang..”
“Ya, aku jemput!” Continue reading “Puisi-Puisi M. Faizi”
http://www.korantempo.com/
UBUR-UBUR MABUK
kukira kau ubur-ubur mabuk di ujung teluk
berpura ngamuk dan membenturkan kulit lembut
pada mata kail si pemancing yang tangannya buntung
sebelah–meski sebenarnya kau cuma berusaha
mengajarkan, bahwa persuaan antara kulit lembut dan
runcing mata kail adalah permainan saling menggelitik Continue reading “Puisi-Puisi Esha Tegar Putra”