MELATIH IMAJI
aku menjadi burung tekukur
paruhnya luntur bentur bukit kapur
bersimbah debu darah kental beku
sayapnya koyak
cengkramnya moyak
terbangnya gusar Continue reading “Puisi-Puisi Dody Yan Masfa”
MELATIH IMAJI
aku menjadi burung tekukur
paruhnya luntur bentur bukit kapur
bersimbah debu darah kental beku
sayapnya koyak
cengkramnya moyak
terbangnya gusar Continue reading “Puisi-Puisi Dody Yan Masfa”
Sapardi Djoko Damono
/1/
Marsinah buruh pabrik arloji,
mengurus presisi:
merakit jarum, sekrup, dan roda gigi;
waktu memang tak pernah kompromi,
ia sangat cermat dan pasti. Continue reading “Dongeng Marsinah”
: Elegi Untuk Pramoedya Ananta Toer
Amien Kamil * Continue reading “Catastrophe 1965”
1883
1883,
tahun ketika Krakatau meruntuhkan kaldera
ruah amarah
Selat Sunda merah jingga
masih di Bumiku,
balai kolonial bersabda: Continue reading “Empat Puisi Annapurna”
SRANTI DIKENING HARI
Sranti….
adalah pejalan di angin deru
memungut doa pada puing waktu
mendengar gelora debu – debu
memanggil berirama rindu
menghambur senyum hamparan selalu
memercikkan segenggam setuju
pada kening hari yang selalu menunggu Continue reading “Tujuh Puisi Sultan Musa”