Drama Pramoedya

Raudal Tanjung Banua *
Riau Pos, 12 Mei 2013

PRAMOEDYA Ananta Toer (Blora, 6 Februari 1925-Jakarta, 30 April 2006) tersohor sebagai novelis kenamaan Indonesia. Di tanah air kita yang masih bermasalah dengan identitas, sebuah status tak jarang menenggelamkan status yang lain. Continue reading “Drama Pramoedya”

Tapanuli, Tepian yang Cantik…

Romansa Perjalanan Esai
Raudal Tanjung Banua
Bali Post, 21 April 2013

ANDA tentu pernah mendengar nama Tapanuli. Namun ini merujuk wilayah yang sangat luas di kawasan Sumatera Utara, tepatnya di pantai barat hingga ke perbatasan Danau Toba. Mulai dari Natal dan Sidempuan di selatan (berbatasan dengan Sumatera Barat), Sigolga dan Barus di utara (berbatasan dengan Aceh), sampai Tarutung dan Balige di pegunungan. Continue reading “Tapanuli, Tepian yang Cantik…”

Cerita Campur-Aduk dari Pamanku

Raudal Tanjung Banua
Koran Tempo, 12 Feb 2012

PAMANKU bernama Untung Sudah—nama dengan segala arti dan makna. Dia sendiri menceritakan perihal namanya ini dengan mencampur-adukkan cerita nenek dan ayahku yang pernah kudengar. Kata Nenek (tiga kali Al-Fatihah untuknya), ketika ia mengandung, suaminya meninggal karena sakit. Tak diketahui pasti apa penyakitnya. Ada yang bilang sakit kuning sebab mata kakek terlihat menguning sebelum ajal. Continue reading “Cerita Campur-Aduk dari Pamanku”