ENSIKLOPEDI SASTRA INDONESIA: TEBAL DAN GAGAH?

Maman S. Mahayana *

Hasanuddin WS, dkk. Ensiklopedi Sastra Indonesia (Bandung: Titian Ilmu, 2004, xiii + 889 halaman)

Dibandingkan kamus yang penjelasan tentang entrinya lazim dalam bentuk sinonim atau keterangan ringkas, ensiklopedi menguraikannya secara luas. Malahan, sering kali penjelasannya itu cenderung lebih rinci dan mendalam. Itulah yang membedakan kamus dengan ensiklopedi. Demikian juga dengan Ensiklopedi Sastra Indonesia ini. Continue reading “ENSIKLOPEDI SASTRA INDONESIA: TEBAL DAN GAGAH?”

MEMBENTANGKAN ISU SEJARAH SASTRA INDONESIA (II)

Catatan Kecil untuk Gagasan Besar

Maman S. Mahayana *

E. Ulrich Kratz (Peny.), Sumber Terpilih Sejarah Sastra Indonesia Abad XX (Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2000), xxxix + 980 halaman (termasuk indeks)

Kapankah kesusastraan Indonesia lahir? Inilah pertanyaan yang diajukan Ajip Rosidi yang kemudian dijadikan judul bukunya. Sesungguhnya, pertanyaan Ajip Rosidi itu tidaklah datang secara serta-merta. Ada persoalan yang melatarbelakanginya dan persoalan itu berkutat di seputar batas awal munculnya karya-karya sastra Indonesia yang memperlihatkan ciri-ciri kemodernan. Continue reading “MEMBENTANGKAN ISU SEJARAH SASTRA INDONESIA (II)”

MEMBENTANGKAN ISU SEJARAH SASTRA INDONESIA

Maman S. Mahayana *

E.Ulrich Kratz (Peny.), Sumber Terpilih Sejarah Sastra Indonesia Abad XX (Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2000), xxxix + 980 halaman (termasuk lampiran)

Inilah rangkaian gagasan estetik mengenai sastra Indonesia abad XX. Sebuah pa-norama pemikiran yang coba mengangkat berbagai problem kesusastraan Indonesia da-lam rentang waktu satu abad. Continue reading “MEMBENTANGKAN ISU SEJARAH SASTRA INDONESIA”

Solilokui Kiamat Lawrence Joseph

Judul Buku: Kiamat 2012: Investigasi Akhir Zaman
Pengarang: Lawrence E. Joseph
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, 2008
Tebal: 287 halaman
Peresensi: Katamsi Ginano *
ruangbaca.com

ANAK ayam itu berlari, meraung ke seantero kota, ?Langit telah runtuh!? Tak ada yang peduli, bahkan ayahnya sendiri, sebab langit masih di atas sana. Biru jernih disaput kelompok-kelompok awan putih. Continue reading “Solilokui Kiamat Lawrence Joseph”

Membongkar Polemik Roman Pergaoelan

Judul: Roman Pergaoelan
Penulis: Sudarmoko
Penerbit: Insist Press, Yogyakarta
Edisi: Pertama, 2008
Tebal: xvii + 189 halaman
Peresensi: M. Lubabun Ni?am Asshibbamal S.
http://www.ruangbaca.com/

Perkembangan karya sastra di negeri ini kerap diiringi dengan mencuatnya polemik yang tak jarang dipaksa-tuntaskan di meja pengadilan. Semasa pemerintahan Orde Baru, misalnya, sejarah mencatat sosok Pramoedya Ananta Toer (dan para seniman Lekra) yang dijebloskan ke dalam bui, walau tanpa proses peradilan. Continue reading “Membongkar Polemik Roman Pergaoelan”

Bahasa ยป