Maman S. Mahayana
http://mahayana-mahadewa.com/
Damhuri Muhammad, Laras, Tubuhku bukan Milikku, Jakarta: Dastan Books, 2005, 219 halaman.
Ketika berbagai saluran komunikasi tersumbat, aspirasi dan amanat rakyat masuk keranjang sampah, gugatan para demonstran dianggap angin lalu, sementara para penguasa tidur nyaman dengan segala kebisutuliannya, sastra dapat digunakan sebagai salah satu alternatif; pilihan paling aman untuk mengungkapkan kegelisahan, unek-unek atau apapun yang mengganjal hati nurani kita. Dengan caranya yang khas, sastra bisa masuk ke ruang-ruang publik, mendekam di pojokan kelas, ruang kuliah, atau terus bergentayangan, memprovokasi siapa pun pembacanya. Continue reading “MODEL CERPEN PSIKOLOGIS-SIMBOLIK-SOSIO-KULTURAL”
