DIALOG ANAK LAUT

Catatan Kecil tentang Puisi Mardi Luhung
Imamuddin SA
http://forum-sastra-lamongan.blogspot.com/

Siapa yang tidak kenal dengan Mardi Luhung! Penyair yang kerap dipanggil Hendry ini adalah seorang guru sebuah lembaga pendidikan di Gersik. Selain ia tekun dalam dunia pendidikan, yang tidak kalah lagi adalah ketekunannya dalam dunia kesusastraan. Ia dapat dikatakan sebagai motor kesusastraan di Gersik. Perjuangan sastranya di kota tersebut sungguh luar biasa. Hal itu terbukti dari eksistensinya sebagai gerilyawan sastra. Ia mencoba memasyarakatkan sastra mulai dari lingkungan bawah sampai atas. Dari sekolah sampai jalanan. Continue reading “DIALOG ANAK LAUT”

Puisi Tanpa Keindahan

Imron Rosyid
http://www.korantempo.com/

Judul Buku : Dunia Bogambola Penulis : Sosiawan Leak Tebal: 72 Halaman (+ 72 halaman) Cetakan I : April 2007 Penerbit: Indonesia Tera

Di luar kalangan sastrawan, puisi acap kali dianggap sebagai sesuatu yang menggambarkan tentang keindahan atau paling tidak dituliskan dengan kata indah mendayu-dayu. Ataupun ketika berbicara mengenai kepedihan, puisi tetap sebagai sesuatu yang paling tidak romantis. Continue reading “Puisi Tanpa Keindahan”

AKROBAT KATA-KATA SANG RAJA MANTRA

Maman S. Mahayana
mahayana-mahadewa.com

Sutardji Calzoum Bachri, Isyarat (Yogyakarta: Indonesia Tera, 2007), xix + 505 halaman

“Menulis bagi saya adalah upaya untuk mengucap, suatu kata kerja yang memiliki makna khusus dalam kebudayaan Melayu” (hlm. vii). Begitulah Sutardji Calzoum Bachri (SCB) mengawali pengantar buku kumpulan esainya, Isyarat (Yogyakarta: Indonesia Tera, 2007, xix + 505 halaman). Selepas itu, kita disodori esai pembuka (hlm. xv—xvii) yang menegaskan pentingnya sastrawan mewartakan sikap kepengarangan, wawasan estetik, bahkan juga dasar filosofinya tentang seni. Kredo Puisi SCB dan pengantar Kapak yang fenomenal dan monumental itu, ditempatkan sebagai pintu gerbang memasuki lautan pikiran buku ini, dan kita dibawa berenang dalam dinamika ombak kata-kata. Continue reading “AKROBAT KATA-KATA SANG RAJA MANTRA”

MELIHAT DUNIA LEWAT JENDELA CERPEN

Maman S. Mahayana

Korrie Layun Rampan, Tokoh-Tokoh Cerita Pendek Dunia, Jakarta: Grasindo, 2005, xviii + 233 halaman.

Konon, sastra adalah roh kebudayaan. Ia dilahirkan dari sosok sastrawan yang mengalami serangkaian kegelisahan atas problem kultural masyarakatnya. Sastra yang mengangkat dunia manusia menggambarkan gagasan, bahasa, pikiran, perasaan, sikap perilaku, dan pandangan hidup manusia sebagai salah satu bentuk pengejawantahan kebudayaannya. Continue reading “MELIHAT DUNIA LEWAT JENDELA CERPEN”

PERJALANAN PEMIKIRAN ACHDIAT KARTA MIHARDJA

Maman S. Mahayana *

Achdiat Karta Mihardja (lahir 6 Maret 1911), dalam usia yang hampir satu abad, hadir dengan novel terbarunya, Manifesto Khalifatullah (Mizan, 2005), sebuah novel gagasan yang mengingatkan pada magnum opus, Mohammad Iqbal, Javid Namah. Berbeda dengan dua novel sebelumnya, di sana kita seperti kehilangan tokoh Hasan yang peragu (Atheis, 1949) atau tokoh Rivai yang diterjang godaan berbagai problem cinta (Debu Cinta Bertebaran, 1973; 2004). Dalam Manifesto Khalifatullah, sikapnya lebih tegas dan lugas. Itulah estetika yang diusungnya, sekaligus sebagai representasi perkembangan pemikirannya. Continue reading “PERJALANAN PEMIKIRAN ACHDIAT KARTA MIHARDJA”

Bahasa »