Sajak-Sajak Yopi Setia Umbara

lampungpost.com

Di Perempatan Dago-Sulanjana

di perempatan jalan. wajahmu merah tahan tangis darah
kota adalah basah. pada aspal pada lampu-lampu iklan
mungkin kau sangsi. kenapa aku kau tunggu lebih lama
padahal waktu tak pernah mau menunggu. tak mau diam
seperti tak sabar. ingin terus bergerak dari satu tempat
aku belum juga datang. dan kau lebih resah dari jalanan
makin kuyup lebih beku. tak ada yang bisa diajak bicara
selain memendam tujuan sendiri dan terus diguyur hujan Continue reading “Sajak-Sajak Yopi Setia Umbara”

Bahasa »