Pancasila, Pascasarjana, Coca-Cola

Sapardi Djoko Damono *
Majalah Tempo, 5 Mei 2014

Proses teknologi kata pun terjadi ketika kita menangkap bunyi dan menguncinya di atas kertas dalam wujud gambar. Aksara adalah gambar yang dirancang untuk menyimpan bunyi agar ada yang tersisa-katakanlah residu-ketika ucapan tidak terdengar lagi. Yang terjadi selanjutnya adalah memanfaatkan rentetan aksara untuk menyimpan pengetahuan, mimpi, harapan, kenangan, dan apa saja agar tidak menguap begitu saja, agar bisa diperiksa ulang oleh yang merentetkan aksara itu sendiri ataupun orang lain yang membacanya. Continue reading “Pancasila, Pascasarjana, Coca-Cola”

Gusti Allah

Sapardi Djoko Damono *
Majalah Tempo, 1 Jun 2015

Begitu masuk ke habitatnya yang baru, segala sesuatu harus rela untuk berubah atau diubah agar sesuai dengan tata pemahaman masyarakat yang menjadi sasarannya. Kita pernah berbincang mengenai proses yang menyangkut nama-nama negara. Sebagai contoh Nederland, yang dalam bahasa Indonesia disebut Negeri Belanda dan dalam bahasa Jawa disebut Negari Welandi atau Negoro Londo, tergantung bahasa Jawa apa yang dipergunakan. Ketika masuk ke bahasa kita, segenap istilah dan sebutan yang berkaitan dengan agama mengalami proses serupa. Continue reading “Gusti Allah”

Melestarikan yang Keramat

Sapardi Djoko Damono *
Majalah Tempo, 24 Nov 2014

Negeri ini memiliki banyak bahasa, adat-istiadat, kesenian—semuanya menjadi bagian dari kebudayaan yang bineka. “Semuanya perlu dilestarikan,” kata orang. Di samping itu, kita memiliki banyak hari besar—beberapa di antaranya mencapai taraf sebagai hari libur nasional—dan semuanya perlu dikeramatkan. Continue reading “Melestarikan yang Keramat”

Rokok dan Lain-Lain

Sapardi Djoko Damono *
Majalah Tempo, 10 Apr 2017

Beberapa tahun terakhir ini kita saksikan perubahan sikap terhadap rokok, setidaknya dalam perkara menciptakan slogan. Sebelumnya kita mengatakan rokok bisa menimbulkan penyakit jantung dan paru-paru, mengganggu kehamilan, dan sebagainya, sekarang awas-awas itu kita tarik lebih tegas lagi: MEROKOK MEMBUNUHMU, disertai gambar yang bisa saja menakutkan, jauh lebih telak dan ringkas dibanding awas-awas sebelumnya. Continue reading “Rokok dan Lain-Lain”