PARIWISATA, TRANSFORMASI BUDAYA, DAN PENGKAJIAN BUDAYA SASAK

Djoko Saryono *

Catatan Pengantar: Saat menyiangi dan merapikan file-file yang ada di laptop, saya menemukan satu tulisan tentang pariwisata dan budaya Sasak yang saya tulis hampir tiga puluh tahun lalu ketika saya baru menikah dengan seorang gadis Sasak — dan tentu saja pariwisata Lombok belumlah maju sepesat sekarang. Tulisan itu bersifat impresif dan subjektif tentang Lombok, yang saya ketik di komputer Redaksi Koran Kampus Komunikasi IKIP Malang dalam format XT/XP (lupa). Oh ya saya pertama kali menjejakkan kaki ke Lombok awal tahun 80-an tatkala masih senang-senangnya bertualang di alam bebas. Sebab itu, tulisan ini harus dibaca dengan membayangkan Lombok 30-an tahun lalu, bahkan dalam hal tertentu 38-an tahun lalu. Continue reading “PARIWISATA, TRANSFORMASI BUDAYA, DAN PENGKAJIAN BUDAYA SASAK”

KOMODO ATAUKAH KADAL?

Jawaban untuk bagian B dari esainya (makalahnya) Sofyan RH. Zaid

Nurel Javissyarqi *

Untuk merawat sebuah ingatan, semacam hutang belum tuntas terbayar, dan waktunya cukup lama -satu tahun setengah dari tulisan jawaban bagian A (catatan facebook 23 Sep 2019), dan dari makalah yang tengah dikupas -dua tahun setengah lebih (3 Mei 2018). Ini serupa merawat tanaman hingga tumbuh mendewasa, jadilah teringat pohon langka yang saya ambil bijinya dari perbatasan Lamongan-Jombang yang kini meninggi menemui kematangan. Continue reading “KOMODO ATAUKAH KADAL?”

Bahasa ยป