Djoko Saryono
Yang dimaksud pembelajaran sastra Indonesia berlandasan literasi, tradisi baca-tulis, dan kemampuan berpikir kritis-kreatif di sini adalah pembelajaran sastra Indonesia yang “berjiwa, bernafas, berwawasan, berbingkai, dan berpanduan” seluruh matra [dimensi] makna literasi, tradisi baca-tulis, dan kemampuan berpikir kritis-kreatif. Lebih jauh, juga pembelajaran sastra yang “terarah, tertuju dan terpusat” Continue reading “PEMBELAJARAN SASTRA (2)”


