Menggoyang Kekukuhan Bahasa Indonesia

Peresensi: Ahmad Farid Yahya *
Jawa Pos, 6 Des 2020

Novel ini menyajikan kerumitan bahasa dengan tujuan membuat bahasa Indonesia berkelindan dengan bahasa daerah.

MEMBACA novel Burung Kayu serupa anak bayi belajar bahasa. Novel ini menyajikan kerumitan bahasa, di mana bahasa Mentawai berkelindan dengan bahasa Indonesia baku dalam rangkaian kalimat-paragrafnya. Tanpa catatan kaki, tanpa glosarium. Serupa anak kecil yang mulai memahami kosakata baru, satu per satu. Continue reading “Menggoyang Kekukuhan Bahasa Indonesia”

CITRA PEREMPUAN DALAM SASTRA (10)

: Kelonggaran Moralitas Sosial dan Kebebasan Perempuan

Djoko Saryono *

Di samping menimbulkan kekerasan terhadap perempuan, modernisme dan pembangunanisme juga memunculkan kelonggaran moralitas sosial. Modernisme dan pembangunanisme memang telah membuat perempuan bebas dari (freedom from) belenggu dan kungkungan tradisi yang sangat patriarkis, tetapi juga menjadikan Continue reading “CITRA PEREMPUAN DALAM SASTRA (10)”

Bahasa ยป