Maman S. Mahayana *
(Bagian I)
Sesungguhnya, sudah sejak lama masyarakat Indonesia mengenal tradisi menulis surat. Para raja pada zaman kerajaan dahulu, wali-wali dan para penyebar aga-ma atau sultan-sultan ketika agama Islam menyebar dan berkembang di pelosok Nu-santara, sudah terbiasa melakukan korespondensi, baik dengan saudara atau sahabat-sahabat baiknya, maupun dengan pihak lain yang mungkin belum dikenalnya. Keda-tangan bangsa Eropa ke Nusantara, makin memperluas tradisi korespondensi mereka. Continue reading “SURAT DALAM KHAZANAH SASTRA INDONESIA”
