IBU
Ibu adalah embun pagi bening
Membasuh kening usap hangat
Tempatku lari ketika gelisah
Dekapnya sehimpun keteduhan Continue reading “Puisi-Puisi Dody Yan Masfa”
IBU
Ibu adalah embun pagi bening
Membasuh kening usap hangat
Tempatku lari ketika gelisah
Dekapnya sehimpun keteduhan Continue reading “Puisi-Puisi Dody Yan Masfa”
Amien Kamil
Dari segala macam pengalaman puitik, aku teringat pada apa yang dikatakan oleh karakter John Keating yang dimainkan dengan sangat apik sekali oleh Robin Williams dalam film “Dead Poet Society”, sebuah film Amerika produksi 1989. Adegannya di dalam kelas. Ia bercerita tentang seorang pengajar bahasa inggris di sebuah sekolah khusus laki laki pada era 1950-an yang memberi inspirasi pada murid-muridnya untuk selalu membuat perubahan dalam hidup mereka dan mengajak mereka untuk selalu tertarik dan mencintai puisi. Ia bilang; Continue reading “Belajar (Lagi) Pada Kata”

PANDEMI DI TENGAH MUSIM PANAS
Koh Young Hun * Continue reading “Sudah diterbitkan majalah Koreana edisi musim panas 2020!”
Jakarta (Suara Karya), 23 Juli 1984
Lima orang WTS (Wanita Tuna Susila) dari berbagai lokalisasi di Jakarta yang disiapkan untuk membacakan sajak karya F. Rahardi berjudul “Soempah WTS” di Teater Tertutup TIM Senin malam lalu, terpaksa batal membaca sajak itu. Hal ini disebabkan adanya larangan secara tertulis dari Ketua Dewan Pekerja Harian Dewan Kesenian Jakarta, Toety Heraty Noerhadi, yang mendadak disampaikan kepada F. Rahardi pada Sabtu malam lalu. Continue reading “5 WTS Gagal Baca Sajak di TIM, Komentar H.B. Jassin dan Abdul Hadi W.M.”