Catatan Perjalanan di Bogor dan Bertemu Emil Ola Kleden (IV)

Muhammad Yasir

Setelah menyelesaikan “The Death of Ivan Ilyich” karya Leo Tolstoy dan mempelajari teror negara yang lahir dari kecemasan sekian warga negara Indonesia, aku menyimpulkan bahwa langit Bogor selama perjalananku di sana seperti wajah seorang perempuan tua, tetanggaku, memarahi seorang anak lelaki, anak seorang tukang becak, yang tidak sengaja memecahkan vas bunga miliknya. Dalam hukum akal sehat dan nuraniku, anak lelaki itu tidak bersalah bukan karena ketidaksengajaan, tetapi hembusan angin kencang itulah yang mengarahkan bola ke vas bunga itu. Apa peduli? Continue reading “Catatan Perjalanan di Bogor dan Bertemu Emil Ola Kleden (IV)”

Dari Supardi Sampai Salah Paham Tentang Dolly

Judul Buku: Ladang Pembantaian
Pengarang: Eko Darmoko
Penerbit: Pagan Press
Cetakan: Pertama, 2015
Tebal: vii + 151 halaman; 13,5 x 20,5 cm
Peresensi: R.N. Bayu Aji *
Jawa Pos, 26 Juli 2015

Sebuah karya sastra, apapun bentuknya, baik puisi, novel maupun kumpulan cerpen merupakan karya yang memiliki simbol tertentu. Menurut Kuntowijoyo, terdapat tiga hal penting dalam mengartikan peranan karya sastra sebagai simbol, di antaranya adalah sebagai cara pemahaman, perhubungan dan cara penciptaan melalui realitas. Continue reading “Dari Supardi Sampai Salah Paham Tentang Dolly”

Perang Puisi dan Pesta Ulang Tahun Pelangi Sastra Malang ke 2

Denny Mizhar *

Jejaring sosial tanpa batas memberikan jalan penulis-penulis mampu melompat jauh dari poisisi teretorialnya. Dengan begitu muncul pula komunitas-komunitas yang menamakan dirinya komunitas sastra ataupun individu-individu yang menyatakan dirinya penulis atau sastrawan. Hal tersebut juga mempengaruhi dinamika sastra di Malang sehingga dialektika sastra di Malang kian hari kian dinamis yang sempat mengalami keheningan di riuhnya kesusastraan Jawa Timur, Indonesia ataupun Internasional. Dunia cyber memberi andil besar atas kembali riuhnya sastra di Malang. Dan keheningan itu mulai pecah, pesta kesusastraan digelar dan dirayakan lewat jejaring sosial. Continue reading “Perang Puisi dan Pesta Ulang Tahun Pelangi Sastra Malang ke 2”

Bahasa »