Catatan Kesan atas buku Membongkar Mitos Kesusastraan Indonesia

A. Syauqi Sumbawi * Continue reading “MEMBACA ALAM PIKIRAN NUREL JAVISSYARQI”
Catatan Kesan atas buku Membongkar Mitos Kesusastraan Indonesia

A. Syauqi Sumbawi * Continue reading “MEMBACA ALAM PIKIRAN NUREL JAVISSYARQI”
Seperti tak mau kalah dari Sapardi yang menerbitkan buku dengan berkolaborasi (Prokem: Tik-Tok-an) bersama Rintik Sendu, dikabarkan oleh KOMPAS-Sabtu 8 Februari 2020, dalam tulisan milik Putu Fajar Arcana di rubrik Sosok halaman 12, bahwa Sutardji ternyata diam-diam tengah mempersiapkan sebuah buku dengan sebuah Kredo baru, Maret nanti.“Omaygad!” Ya, di balik meja kerja, sontak saya berteriak lirih seperti tiba-tiba tercekik: “Omaygad!” Continue reading “OMAYGAD! Sutardji Presiden Puisi Abadi dan Mau Keluarkan Kredo Baru!?”
Dwi Pranoto *
Pertama-tama, tentu, tumbuh campuran perasaan gentar dan antusias saat berhadapan dengan Edisi Revolusi dalam Kritik Sastra; Membongkar Mitos Kesusastraan Indonesia (MMKI); Buku Pertama: Esai-esai Pelopor Pemberontakan Sejarah Kesusastraan Indonesia, karya Nurel Javissyarqi. Bagaimana tak tumbuh adukan perasaan gentar dan antusias, MMKI punya ketebalan xii + 570 halaman. Continue reading “Menimbang Nurel yang Menimbang Sutardji Calzoum Bachri”

Catatan kecil buku “Membongkar Mitos Kesusastraan Indonesia”
Taufiq Wr. Hidayat *
Orang-orang memberikan gelar dan penghargaan pada kenangan tua dari sosok yang tua dan uzur. Continue reading “SASTRA INDONESIA DALAM KOMENTAR ORANG BERNAMA NUREL”
Monolog untuk Buku MMKI – Nurel Javissyarqi
Iskandar Noe
Ya, awalnya catatan saya untuk MMKI bersifat teknis. Yang saya kritisi itu fisiknya kerna yang saya lihat dan pahami lebih dulu kan sosok fisiknya. Itu mulai dari Cover, Sub-titles, Pengantar dan Bagian- Bagian. Dan simpulan saya pada catatan waktu itu ya lebih bersifat umum. Saya juga berpesan pada penulisnya bahwa saya belum selesai membacanya. Continue reading “MENGGIRING KE WILAYAH TANDA TANYA”