Aku Tak Rela Ia Mati Terhormat

AS. Sumbawi

Ia telah kubunuh. Kuceraikan anggota tubuhnya bagian perbagian. Kemudian potongan-potongan yang masih mengeluarkan darah itu kumasukkan ke dalam kantong plastik hitam.

Puas sudah hatiku. Plong. Apa yang selama ini menjadi obsesi terbesarku telah tercapai. Ia sudah tak berdaya. Tidak menakutkan lagi. Mampus oleh tanganku. Ya, aku tak rela ia mati dengan cara terhormat. Continue reading “Aku Tak Rela Ia Mati Terhormat”

Sastra dan Penafsiran Ideologis

Aprinus Salam *
jawapos.com

Salah satu fenomena umum kajian-kajian sastra adalah bahwa sastra dianalisis/dikaji dalam perspektif teori tertentu, tetapi ”tidak dibingkai” oleh ideologi para pengkaji. Kasarnya, walaupun tidak cukup tepat, para pengkaji sastra secara umum tidak mengedepankan ideologi jika meneliti karya sastra. Kenapa hal itu terjadi, dan mengapa kajian kesusastraan perlu dibingkai oleh ideologi? Continue reading “Sastra dan Penafsiran Ideologis”

Pencarian Sebuah Makna

Ahmad Syafii Maarif
http://www.kompas.com/

Kita tidak tahu pasti sejak kapan umat Islam mulai merayakan Idul Fitri di Nusantara ini, tetapi jelas sudah berabad-abad, jauh sebelum Indonesia sebagai bangsa yang baru muncul ke peta dunia tahun 1920-an, dipelopori oleh Perhimpunan Indonesia (PI) di Negeri Belanda dan dikukuhkan oleh Sumpah Pemuda 1928. Saya ingin berteori bahwa sebelum tahun 1920-an, bangsa Indonesia belum ada. Hindia Belanda bukan Indonesia, tetapi modal untuk kemudian diubah menjadi Indonesia, baik sebagai bangsa maupun sebagai negara yang baru lahir pada 17 Agustus 1945. Continue reading “Pencarian Sebuah Makna”

IMC KUADRAT: RENUNGAN DARI MEMBACA ISLAM MAZHAB CINTA

Nurel Javissyarqi

Membakar semangat mengukuhkan jiwa, itulah lukisan saya selepas membaca karya Gugun el-Guyanie bertitel Islam Mazhab Cinta. Kerisauan ini terobati setelah memandangi kerusakan alam Nusantara atas ulah jemari anak-anaknya. Buku yang diterbitkan Kutub Wacana, februari 2008, dieditori Muhsin Kalida. MA., dipengantari HM. Nasruddin Anshory Ch. Saya menemukan nalar produktif yang segar, refleksif penuh perhitungan yang didasari kekayaan bathiniah. Sesudah penulisnya mengkaji berbagai pengetahuan para pakar yang disambangi, lewat warisan-warisannya berupa buku-buku, kitab lama. Continue reading “IMC KUADRAT: RENUNGAN DARI MEMBACA ISLAM MAZHAB CINTA”

Bahasa ยป