9 Pertanyaan untuk Helvy Tiana Rosa

: Ingin Karyanya Diterjemahkan ke 100 Bahasa

Vien Dimyati
jurnalnasional.com

HELVY Tiana Rosa, perempuan dosen dan sastrawan muda Indonesia yang telah menulis lebih dari 45 buku. Berupa kumpulan cerpen, novel, cerita anak, drama, kritik sastra, kumpulan esai, kumpulan puisi, dan sejumlah antologi.

Sosok yang tergolong cuek dan nyantai kelahiran Medan, 2 April 1970, ini kerap diundang berbicara dan membacakan karyanya di dalam negeri. Continue reading “9 Pertanyaan untuk Helvy Tiana Rosa”

Dewan Kesenian Indonesia di Depan Mata

Henri Nurcahyo
jawapos.com

Pertemuan Dewan Kesenian Tingkat Provinsi se-Indonesia di Malang, 21-23 Mei lalu sepakat untuk menindaklanjuti keputusan Kongres Dewan Kesenian se-Indonesia di Papua 2005 tentang pembentukan Dewan Kesenian Indonesia (DKI). Keputusan itu lahir dari perdebatan panjang para delegasi dari 17 provinsi yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Gagasan pembentukan DKI memang kontroversial. Sejumlah penolakan sudah muncul di arena kongres di Papua. Ketika dilangsungkan Kongres Kesenian II di Jakarta pada 2005, juga muncul unjuk rasa para seniman yang menolak pembentukan DKI. Continue reading “Dewan Kesenian Indonesia di Depan Mata”

Sepotong Bali di Tanah Belgi

Wita Lestari
http://jurnalnasional.com/

Keberadaan Taman Indonesia di Belgia akan memicu bangsa Eropa berkunjung ke sini untuk menikmati Indonesia yang sebenarnya.

KITA bersyukur punya Bali. Sampai saat ini ia bermagnet besar bagi orang asing. Utamanya bagi orang Eropa yang umumnya sangat pandai menghormati dan menghargai suatu budaya dan keindahan alam. Bukti ini dapat kita jumpai di tanah seluas 6 hektare yang dinamakan the Kingdom of Ganesha atau Taman Indonesia. Taman tersebut berada dalam kawasan Parc Paradisio yang punya luas 60 hektare. Parc Paradisio sendiri adalah kawasan kebun binatang yang dibangun oleh pengusaha asal Belgia, Continue reading “Sepotong Bali di Tanah Belgi”

Visi Kebudayaan

D. Zawawi Imron
jawapos.com

Ada orang bertanya kepada saya tentang ”visi kebudayaan”. Saya menjawabnya dengan definisi. Tapi ia merasa malah tidak mengerti. Mungkin karena definisi itu dirasa kaku. Urus punya urus, ia ingin jawaban yang sesuai dengan yang ia pahami selama ini, bahwa visi kebudayaan itu adalah yang banyak memberi bantuan kepada kegiatan kesenian. Ada dana untuk pentas teater, lomba baca puisi, atau kegiatan seni lainnya yang dibuka oleh pejabat. Continue reading “Visi Kebudayaan”

Penghikayat Ular

Mardi Luhung
jawapos.com

Adam, berapa tahun kita terusir? Apa 100, apa 1000, apa 2000 tahun? Kita lupa bukan? Tak apa. Yang pasti, perut kita telah menggelambir. Rambut merontok. Dan sebagian gigi menghitam. Menghitam seperti hati kita yang begitu lama dipanggang oleh matahari yang merendah. Matahari yang menghanguskan ingatan yang berlompatan. Continue reading “Penghikayat Ular”

Bahasa ยป