Ular Kuning

Dahta Gautama*
http://www.lampungpost.com/

Aku sudah tiba di rumah itu apabila tidak ketemu hujan. Seperti biasa, ini selalu mengganggu. Sebab ketika tiba di rumah aku bisa imsomnia.

Sesuatu berwujud lurik itu muncul dari semak-semak. Ayah bilang, aku harus memukulnya dengan kayu abu-abu. Continue reading “Ular Kuning”

Komunitas Seni Medan Terbitkan Kumpulan Cerpen

Andy Riza Hidayat
oase.kompas.com

Penulis cerita pendek (cerpen) Medan yang tergabung dalam Komunitas Seni Medan menerbitkan karya mereka dalam sebuah buku. Buku berjudul Kumpulan Cerpen Medan ini berisi tentang 15 cerpen berlatarbelakang beragam persoalan di Medan.

“Sepanjang yang saya ketahui, belum ada buku kumpulan cerpen yang seluruhnya bertemakan Medan. Inilah yang mendorong kmai menerbitkan buku kumpulan cerpen ini,” tutur Ketua Komunitas Seni Medan (KSM) Teja Purnama, Jumat (4/12) saat peluncuran buku di Taman Budaya Sumatera Utara. Continue reading “Komunitas Seni Medan Terbitkan Kumpulan Cerpen”

Nyonya Efs

Dahlia Rasyad
http://www.lampungpost.com/

Sebelum satu kesedihan terdalam dari semua kesedihan yang panjang itu mengakhiri riwayatnya, perempuan ini telah kecewa hingga ia berputus asa. Menjadikan kediamannya tak pernah menua, bercumbu pada lain rupa dan bertemu di satu masa. Sebelum ia mengerti satu pengertian tentang kematian, kehidupan adalah luka, yang bekasnya tertinggal dalam perburuan, tepat ketika hasrat mencuat bak lecit-lecit api dari logam tergesek. Rindu. Continue reading “Nyonya Efs”

Salju Terakhir di Elland Road

Sungging Raga
http://www.lampungpost.com/

Aku sudah mencintainya sejak kami bertemu tiga bulan lalu, pada sore yang menggigil, ketika salju bertebaran di setiap sudut Kota Leeds, ketika aku duduk di sebuah kafe di pinggiran Elland Road, saat itulah pertama kali aku melihatnya, ia mencuri perhatianku karena perdebatannya dengan seorang pelayan kafe, sebuah keributan kecil yang entah apa sebabnya. Continue reading “Salju Terakhir di Elland Road”

Cinta Kira

Tarpin A. Nasri
http://www.lampungpost.com/

GUNUNG TAK SELAMANYA bersih dari arakan kabut, laut tak selamanya tenang tanpa riak atau gulungan ombak dan langit biru tak selamanya suci dari hamparan mega-mega.

Begitulah yang terjadi pada hubungan percintaanku setelah setahun pacaran dengan Shakira Wiranata Kusuma Wanodya Warhani. Cinta, kasih, sayang, rindu, perhatian dan kesetianku yang luar biasa, sudah tidak bisa dipindahkan lagi kepada wanita lain, seperti apa pun wujud dan rupa wanita itu. Continue reading “Cinta Kira”

Bahasa ยป