Seorang Pahlawan

Maria Magdalena Bhoernomo
lampungpost.com

KAKEK tua itu bernama Sadiman. Kini Sadiman menjadi pria tertua di desanya. Meski sakit ingatan, Sadiman dihormati masyarakat desanya, karena di masa mudanya ikut berjuang melawan kompeni. Mereka menganggap Sadiman sebagai seorang pahlawan yang sangat berjasa kepada bangsa dan negara.

Menurut cerita dari mulut ke mulut dan turun-temurun, sewaktu menjadi pejuang, Sadiman sering berjuang sendirian dengan menyamar sebagai penjual jagung bakar. Continue reading “Seorang Pahlawan”

Membaca ISI Jogja

Djuli Djatiprambudi*
http://www.jawapos.com/

KETIKA melihat ”Exposigns”, sebuah pameran besar seni visual Indonesia di Jogja Expo Center pada 25-30 November ini, saya benar-benar terpana. Keterpanaan saya itu terkait dengan salah satu kesimpulan dalam penelitian disertasi saya. Salah satu simpulan tersebut berbunyi, ”Perupa-perupa yang dikonstruksikan dalam praktik komodifikasi memperlihatkan modus spesifik, yaitu perupa-perupa yang berlatar belakang pendidikan seni rupa. Modus ini secara nyata menggejala sejak zaman kolonial hingga pascakolonial. Continue reading “Membaca ISI Jogja”

Ke Hutan Hipokrisi Djoeari

Afnan Malay*
http://www.jawapos.com/

Mengusung tajuk Neverwhere, pameran tunggal perupa Djoeari Soebardja yang digelar Galeri Canna di Grand Indonesia, Jakarta, dibuka 31 Oktober dan berakhir 15 November lalu menampilkan karya cat minyak yang kebanyakan berukuran 140 x 190 cm. Seluruhnya menyoal deforestasi hutan. Perupa yang bermukim di Batu itu menjadi saksi rubuhnya hutan-hutan kita. Continue reading “Ke Hutan Hipokrisi Djoeari”

Bahasa ยป