Hadiah Sastra dan Ajal Media

Lugiena De
http://www.pikiran-rakyat.com/

Sabtu tanggal 8 November 2008, untuk kesekian kalinya Lembaga Basa jeung Sastra Sunda (LBSS) memberikan penghargaan kepada para penulis Sunda. Penghargaan dari LBSS tersebut, yang dikenal dengan sebutan Hadiah Sastra LBSS, merupakan ajang penghargaan bagi karya-karya kreatif berbahasa Sunda berupa puisi, cerpen, dan esai yang dimuat di berbagai media cetak dalam kurun waktu satu tahun. Continue reading “Hadiah Sastra dan Ajal Media”

Zadie Smith (25 Oktober 1975 – )

Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/?p=318

Zadie Smith nama lahirnya Sadie Smith, pengarang Inggris lahir di barat laut London 25 Oktober 1975. Ibunya Yvonne McLean asal Jamaika berimigrasi ke Inggris tahun 1969, ayahnya Harvey Smith dari perkawinan kedua. Masa kanak suka berdansa, kala remaja aktris teater musikal, uang kuliahnya dari menyanyi jazz. Ketika berusia 14 tahun mengubah namanya “Zadie.” Sekolah di Malorees SMP, Hampstead Comprehensive School dan King’s College, Cambridge University demi belajar sastra Inggris. Continue reading “Zadie Smith (25 Oktober 1975 – )”

Sastra dan Rasa Kebangsaan

Eriyanti
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/

Perdebatan karya sastra hampir sebanding dengan perdebatan soal membangun karakter bangsa. Namun tidak dimungkiri, pemerintah sebagai lembaga yang berkompeten membangun karakteristik bangsa, seringkali tidak melibatkan karya sastra dalam penyusunan berbagai kebijakan.

Namun, pada kondisi paling ekstrem, justru kesusastraan seringkali dicurigai akan merusak dan menghancurkan bangsa itu sendiri. Pada era sebelum merdeka, buku-buku yang diterbitkan penerbitan swasta dipantau ketat oleh penerbit Balai Pustaka yang mewakili pemerintah. Continue reading “Sastra dan Rasa Kebangsaan”

Sastra Hijau

Firman Nugraha *
newspaper.pikiran-rakyat.com

SEJAK awal, alam telah menjadi bagian dari sastra. Ini terbukti dengan tidak sedikitnya sastrawan, khususnya dari kalangan penyair, yang menggunakan diksi hutan, laut, pohon, dan lain-lain dalam karya mereka. Namun seiring perkembangan, sastra telah banyak mengalami perubahan, begitu juga alam. Kedua elemen yang tak terpisahkan ini seakan selalu berjalan beriringan. Sastra tempo dulu adalah wajah alam masa lalu dan sastra sekarang adalah wajah alam masa kini. Sastra membutuhkan alam sebagai inspirasinya, sedang alam membutuhkan sastra sebagai alat konservasinya. Continue reading “Sastra Hijau”

Sastra 2009: Sastra Pertumbuhan

Ahda Imran
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/

SULIT sekali mengelak untuk tidak mengatakan bahwa pertumbuhan sastra Indonesia di tahun 2009 sesungguhnya berutang kepada Mark Zuckerberg. Paling tidak, sepanjang 2009 jejaring sosial Facebook telah memberi corak tersendiri dalam peta pertumbuhan dan pergaulan sastra Indonesia. Sebuah corak yang menyediakan berbagai sudut pandang pertumbuhan dan pergaulan sastra; baik sebagai mediasi karya, isu, akses, interaksi antarpersonal dan komunitas, hingga yang menyangkut perkara identitas dan eksistensi. Continue reading “Sastra 2009: Sastra Pertumbuhan”

Bahasa ยป